finnews.id – Kepala Dewan Keamanan Nasional Iran, Ali Larijani mengatakan, Republik Islam Iran siap untuk perang melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel yang akan berlangsung dalam jangka waktu lama.
“Iran, tidak seperti Amerika Serikat, telah mempersiapkan diri untuk perang panjang,” kata Larijani, dalam sebuah unggahan di X, Senin, 2 Maret 2026.
Larijani menambahkan bahwa Iran akan membela diri “tanpa mempedulikan biaya.”
Dalam beberapa hari terakhir, Angkatan udara dan Angkatan Laut AS, bersama dengan pasukan Israel, membombardir Iran secara besar-besaran.
Sebagai tanggapan, Iran telah menembakkan rudal ke target di Israel dan ke fasilitas militer AS di sekitar wilayah tersebut.
AS Sebut 4 Personelnya Tewas
Militer AS pada hari Senin mengumumkan bahwa anggota militer Amerika keempat telah tewas dalam perang melawan Iran.
“Pada pukul 7:30 pagi ET (1130 GMT), 2 Maret, empat anggota militer AS telah tewas dalam pertempuran,” kata Komando Pusat AS (CENTCOM) dalam sebuah pernyataan pada tanggal X.
“Anggota militer keempat, yang terluka parah selama serangan awal Iran, akhirnya meninggal dunia akibat luka-lukanya,”
“Operasi tempur besar terus berlanjut dan upaya respons kami sedang berlangsung,” tambah CENTCOM dalam pernyataan tersebut.
Pengumuman CENTCOM datang sehari setelah mereka mengatakan bahwa tiga anggota militer tewas dan lima terluka parah dalam operasi melawan Iran.