Home News Aksi Unjuk Rasa di Mapolda DIY Rusuh, GeBUKK:’Tertib, Jangan ANARKIS!’
News

Aksi Unjuk Rasa di Mapolda DIY Rusuh, GeBUKK:’Tertib, Jangan ANARKIS!’

unjuk rasa DIY

Bagikan
Demo rusuh Mapolda DIY
Bagikan

finnews.id – Sebuah aksi unjuk rasa yang diikuti oleh ratusan peserta di depan Markas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) pada Selasa, 24 Februari 2026 sore sampai malam hari sempat makin memanas dan berujung pada kerusuhan.

Beberapa peserta berusaha merobohkan pagar sisi timur dari kompleks markas serta mencorat-coret tembok dengan tulisan yang bernada kritik dan kalimat yang menyindir institusi kepolisian.

Lokasi Kejadian dan Tuntutan Massa

Aksi tersebut berlangsung lebih tepatnya di sekitar Ring Road Utara dan dimulai sekitar pukul 16.30 WIB, di mana massa berkumpul untuk menyampaikan tuntutan sebagai bentuk solidaritas dan juga protes atas dugaan kekerasan yang melibatkan aparat kepolisian di beberapa daerah, seperti kasus di Maluku yang melibatkan anggota Brimob.

Ketika hari menjelang malam, situasi berubah menjadi makin tegang saat sebagian peserta mendorong pagar pembatas sampai roboh dan merusak fasilitas luar kompleks.

Ditemukan juga tulisan seperti “All Cops Are Bastard” dan pesan kritik lainnya pada tembok markas.

Himbauan pada Massa Unjuk Rasa

Ketua Gerakan Rakyat Bersatu untuk Keadilan dan Kemanusiaan (GeBUKK), Waljito menyatakan bahwa penyampaian aspirasi merupakan hak warga dalam demokrasi, namun ia menyayangkan terjadinya perusakan fasilitas.

“Aspirasi jangan dibayar dengan perusakan. Demo itu hak, tapi harus disampaikan dengan cara yang bermartabat,” ujar Waljito.

Menurut Waljito, aksi tersebut sempat dihalau oleh elemen masyarakat lokal termasuk jaga warga dan organisasi kemasyarakatan di Yogyakarta.

Waljito pun menambahkan bahwa GeBUKK yang merupakan gabungan beberapa organisasi seperti FMM, Merkade, Sniper, Atmo5, dan GRS menegaskan penolakan terhadap segala bentuk aksi anarkis yang dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat serta wisatawan yang datang ke Yogyakarta.

“Sampaikan pendapat secara tertib, tidak anarkis. Yogyakarta sebagai kota wisata harus tetap menjaga rasa aman dan nyaman bagi semua pihak,” tandas Waljito.

Bagikan
Artikel Terkait
News

Apriasi Satgas PKH, Prabowo: Selamatkan Aset Rp370 Triliun, Setara 10 Persen APBN

finnews.id – Presiden Prabowo Subianto mengungkap capaian besar pemerintah dalam mengamankan kekayaan...

News

Menkeu Purbaya Sebut Gaji ke-13 ASN 2026 Masih Dikaji, Sinyal Tak Cair?

finnews.id – Pemerintah belum memastikan pencairan gaji ke-13 bagi Aparatur Sipil Negara...

News

Misteri Pengadaan 21.801 Motor Listrik BGN yang Anggarannya Ditolak Menkeu

finnews –Isu pengadaan puluhan ribu motor listrik oleh Badan Gizi Nasional (BGN)...

News

Herlangga Wisnu Resmi Jadi Plh Kajari Karo, Ditunjuk Langsung Kajati Sumut

finnews.id – Herlangga Wisnu Murdianto resmi ditunjuk sebagai Pelaksana Harian (Plh) Kepala...