Home Internasional Polemik Kerajaan Inggris, Pangeran William dan Kate Middleton Lindungi Raja
Internasional

Polemik Kerajaan Inggris, Pangeran William dan Kate Middleton Lindungi Raja

polemik kerajaan inggris

Bagikan
Pangeran William dan Kate Middleton bela Raja Charles
Bagikan

finnews.idPangeran Andrew Ditahan, Pangeran William dan Kate Middleton Pasang Badan Dukung Raja Charles

Pada pertengahan Februari 2026, muncul berita mengenai penahanan sementara Pangeran Andrew, putra kedua Raja Charles III, dalam rangka penyelidikan terkait kasus yang belum diumumkan secara rinci oleh pihak berwenang Inggris.

Menurut sumber yang tidak dapat diidentifikasi, penahanan dilakukan setelah ditemukan bukti tambahan yang berkaitan dengan perkara hukum yang telah menjadi sorotan publik selama beberapa tahun terakhir.

Sebagai tanggapan atas situasi yang sensitif ini, Pangeran William dan istri nya Kate Middleton, Pangeran dan Putri Wales, mengeluarkan pernyataan resmi yang menyatakan dukungan penuh mereka kepada Raja Charles.

Pasangan tersebut menyatakan bahwa keputusan yang diambil adalah langkah yang diperlukan untuk menjaga integritas keluarga kerajaan dan kepercayaan publik terhadap institusi monarki Inggris.

 

Dalam pernyataannya, Pangeran William menegaskan bahwa “keluarga kita menghadapi masa sulit ini dengan hati yang berat, namun kita tetap berkomitmen untuk mendukung Raja dan menjalankan tugas kita demi rakyat Inggris.”

Kate Middleton juga menambahkan bahwa “kita memahami betapa sulitnya situasi ini bagi semua pihak yang terlibat, termasuk Pangeran Andrew, namun kita percaya pada proses hukum yang berlaku.”

Pihak istana Kensington menyatakan bahwa William dan Kate telah meningkatkan aktivitas kewarganegaraan mereka dalam beberapa minggu terakhir untuk membantu mengalihkan perhatian publik dari isu yang menyakitkan ini dan menunjukkan kontinuitas kerja kerajaan.

Mereka juga telah melakukan kunjungan mendadak ke beberapa daerah di Inggris untuk bertemu dengan masyarakat dan mendengarkan aspirasi mereka.

 

Pihak pengacara Pangeran Andrew mengkonfirmasi bahwa ia sedang bekerja sama penuh dengan penyelidikan dan akan memberikan klarifikasi lebih lanjut setelah proses hukum berjalan sesuai prosedur.

Istana Buckingham juga menyatakan bahwa Raja Charles sedang mengawasi perkembangan situasi dengan cermat dan akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai dengan aturan dan nilai-nilai yang menjadi dasar institusi monarki.

 

Kasus Pangeran Andrew

Kasus yang membelit Andrew Mountbatten-Windsor (dulu dikenal sebagai Pangeran Andrew) terutama terkait dengan hubungannya dengan Jeffrey Epstein, seorang miliarder Amerika yang terbukti bersalah dalam kasus kejahatan seksual anak di bawah umur. Berikut adalah rincian utama:

Kasus Pelecehan Seksual

– Pada 2015, nama Andrew muncul dalam gugatan sipil terhadap Epstein, di mana Virginia Giuffre menyatakan dia diperintahkan oleh Epstein untuk melakukan hubungan seks dengan Andrew ketika dia berusia 17 tahun.

– Pada 2021, Giuffre mengajukan gugatan terhadap Andrew atas tuduhan pelecehan seksual tanpa persetujuan. Pada akhirnya, mereka mencapai penyelesaian di luar pengadilan. Giuffre kemudian meninggal dunia karena bunuh diri pada April 2025.

Kasus Pelanggaran Jabatan Publik

– Pada 19 Februari 2026, Andrew ditangkap oleh Kepolisian Thames Valley atas dugaan pelanggaran jabatan publik. Penangkapan ini terkait dengan pengungkapan dokumen terbaru Epstein yang menunjukkan bahwa selama menjabat sebagai Utusan Perdagangan Inggris (2001-2011), Andrew diduga membagikan dokumen pemerintah rahasia seperti laporan perjalanan bisnis dan peluang investasi kepada Epstein dengan alasan meminta komentar atau gagasan.

– Polisi juga melakukan penggeledahan di beberapa lokasi di Berkshire dan Norfolk, dan Andrew saat ini dalam tahanan untuk menjalani pemeriksaan.

Perkembangan Sebelumnya

– Pada Desember 2010, Andrew dikritik karena berkunjung ke Epstein di New York setelah Epstein dibebaskan dari penjara, yang membuatnya mengundurkan diri dari posisi Utusan Perdagangan Inggris.

– Pada Oktober 2025, Andrew mengumumkan bahwa dia tidak akan lagi menggunakan gelar dan kehormatan kerajaan, dan kemudian Istana Buckingham mengonfirmasi bahwa gelar tersebut telah dicabut.

Bagikan
Artikel Terkait
Internasional

Usai Tercapainya Gencatan Senjata AS-Iran, Israel Gempur 100 Lokasi di Lebanon dalam 10 Menit

finnews.id – Situasi di Timur Tengah kembali memanas secara drastis. Hanya berselang...

Internasional

Perayaan Kemenangan Merebak di Teheran! Sambut Gencatan Senjata Iran-AS

finnews.id – Warga ibu kota Iran, Teheran merayakan kabar gencatan senjata dua...

Presiden AS Donald Trump.
Internasional

Gencatan Senjata Dua Pekan Iran-AS Disepakati, Trump Klaim ‘Kemenangan Total’

finnews.id – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa kesepakatan gencatan senjata...

Internasional

IRGC Ancam Serangan Rudal Dua Kali Lipat, Iran Siap Masuki Tahap Baru Perang

finnews.id – Komandan Angkatan Udara Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) mengirim sinyal...