finnews.id – Israel memutuskan untuk membatasi jumlah jemaah salat Jumat di kompleks Masjid Al-Aqsa, Yerusalem Timur, selama bulan suci Ramadan menjadi 10.000 warga Palestina dari Tepi Barat.
Warga Palestina yang ingin menunaikan salat Jumat harus mendapatkan izin terlebih dahulu dari otoritas Israel.
Badan militer Israel COGAT mengatakan dalam sebuah pernyataan, bahwa kepemimpinan politik menyetujui pembatasan tersebut setelah penilaian keamanan.
“Setelah penilaian situasi keamanan, jajaran politik menyetujui rencana masuk bagi jamaah Palestina untuk menghadiri salat Jumat di Masjid
Al-Aqsa sepanjang bulan Ramadan,” sebut pernyataan COGAT, Rabu, 18 Februari 2026.
Ditambahkan bahwa 10.000 jamaah Palestina akan diizinkan masuk ke Masjid Al-Aqsa untuk melaksanakan salat Jumat sepanjang Ramadan, dengan syarat mereka mendapatkan izin harian terlebih dahulu yang ditetapkan untuk setiap salat Jumat.
Menurut pernyataan tersebut, otoritas Israel akan mengizinkan masuk pria berusia 55 tahun ke atas, wanita berusia 50 tahun ke atas, dan anak-anak hingga usia 12 tahun yang didampingi oleh kerabat tingkat pertama.
Israel memberlakukan langkah-langkah keamanan yang diperluas di Yerusalem Timur yang diduduki setiap Ramadan dan mengumumkan pembatasan yang diperketat terhadap akses Palestina ke Masjid Al-Aqsa.
Pemukim Ilegal Israel Ancam Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Secara terpisah, pemukim ilegal Israel berjanji untuk terus melakukan penyerbuan ke kompleks Masjid Al-Aqsa selama bulan Ramadan, menurut unggahan kelompok pemukim di media sosial.
Unggahan yang dibagikan di platform media sosial mengatakan bahwa pemukim ilegal akan memasuki lokasi rawan konflik tersebut selama lima jam setiap hari selama Ramadan, kecuali hari Jumat dan Sabtu, dari pukul 06.30 waktu setempat (0430GMT) hingga 11.30 (0930GMT).
Sebelum Ramadan, masuk dilakukan dalam dua periode, pertama dari pukul 07.00 hingga 11.00 dan kedua dari pukul 12.30 hingga 14.00.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, akses masuk akan dihentikan setelah salat Zuhur dan selama 10 hari terakhir Ramadan.