Home Tekno Lain dari yang Lain: Meriahkan Imlek 2026 Cina Adakan Pertarungan Robot
Tekno

Lain dari yang Lain: Meriahkan Imlek 2026 Cina Adakan Pertarungan Robot

Festival robot imlek

Bagikan
Bagikan

finnews.idRobot Bela Diri Gegerkan Panggung Gala Festival Musim Semi Imlek 2026 di Cina

Pada Malam Gala Festival Musim Semi CCTV tahun 2026 (Imlek Tahun Kuda Api), pertunjukan robot humanoid yang menampilkan berbagai jurus bela diri menjadi sorotan utama dan gegerkan publik baik di dalam maupun luar negeri. Penampilan ini menunjukkan kemajuan teknologi robotika Cina yang pesat, menggabungkan budaya tradisional dengan inovasi masa depan.

Penampilan Robot yang Mengagumkan

Perusahaan teknologi Cina Unitree Robotics menjadi pusat perhatian dengan menampilkan lebih dari selusin robot seri H1 dan H2 yang melakukan aksi spektakuler. Robot-robot ini memperagakan berbagai gerakan bela diri tingkat tinggi, antara lain tinju mabuk (drunken fist) dengan gerakan goyah namun presisi, bermain nunchaku, tongkat, hingga pedang. Selain itu, mereka juga menunjukkan kemampuan parkour seperti lompatan tinggi, salto udara sejauh tiga meter, salto satu kaki, dan putaran airflare sebanyak tujuh setengah kali.

Tak hanya itu, Unitree juga memperkenalkan teknologi koordinasi kelompok berkecepatan tinggi, di mana robot dapat berpindah formasi hingga empat meter per detik. Di lokasi acara pendamping di Yiwu, Provinsi Zhejiang, robot H2 setinggi 1,8 meter bahkan tampil mengenakan kostum Raja Kera dengan membawa gada emas, berdiri di atas “awan jungkir balik” yang digerakkan oleh robot anjing berkaki empat.

Selain Unitree, perusahaan robotika lain seperti Galbot, Noetix, dan Magic Lab juga turut tampil. Robot Noetix muncul dalam lakon komedi bersama aktor manusia, sedangkan robot Magic Lab menari secara sinkron dengan penari manusia dalam lagu “We Are Made in China”.

Makna dan Dampak Penampilan

Penampilan robot bela diri ini bukan hanya sekadar hiburan, melainkan juga menjadi simbol kebanggaan nasional dan bukti kemajuan industri robotika Cina. Saat ini, Cina menguasai sekitar 90% pangsa pasar global untuk pengiriman robot, dengan fokus pada mengatasi kekurangan tenaga kerja dan memimpin industri manufaktur masa depan. Kemajuan dalam kecerdasan buatan dan kontrol gerak juga telah menjadikan startup robotika Cina sebagai pesaing utama Tesla dalam pengembangan robot manusiawi.

Performa tahun ini merupakan kelanjutan dari kesuksesan pada tahun 2025, ketika robot Unitree membawakan tarian tradisional yangko yang disutradarai oleh sineas terkenal Zhang Yimou. Bahkan, pendiri Unitree pernah bertemu dengan Presiden Xi Jinping pada simposium teknologi tahun lalu, menandakan perhatian tinggi pemerintah terhadap pengembangan sektor ini. Beberapa perusahaan besar seperti Agibot dan Unitree juga merencanakan penawaran umum perdana (IPO) pada tahun ini.

Bagikan
Artikel Terkait
Meledakkan omzet April 2026 dengan strategi marketing media sosial Q2 terbaru! Simak ide konten promosi TikTok viral yang bikin penjualan naik tajam.
Tekno

Omzet Meledak! Strategi Marketing Media Sosial Q2: Rahasia Konten TikTok Viral April 2026

finnews.id – Memasuki kuartal kedua (Q2) tahun 2026, persaingan di pasar digital...

Tekno

Tablet vs Laptop untuk Mahasiswa 2026: Mana Lebih Worth It untuk Kuliah?

finnews.id – Memilih perangkat terbaik untuk menunjang aktivitas belajar masih menjadi dilema...

Tekno

Samsung Galaxy A57 5G vs Samsung Galaxy A56 5G Mana yang Terbaik?

finnews.id – Samsung kembali memperkuat lini ponsel kelas menengahnya di Indonesia dengan...

Tekno

Infinix Rilis XPad Series di Indonesia, Tablet Rp2 Jutaan dengan RAM 8GB, Cocok untuk Pelajar hingga Pekerja

finnews.id – Infinix resmi meluncurkan lini tablet terbarunya, XPad Series, di pasar...