Home Lifestyle Komentar Knetz Penuh Diskriminasi, Asia Tenggara Tersinggung
Lifestyle

Komentar Knetz Penuh Diskriminasi, Asia Tenggara Tersinggung

Komentar Rasis knetz

Bagikan
Bagikan

finnews.idKomentar Rasis Knetz terhadap Indonesia: Sebuah Tinjauan Kasus Terkini

Belakangan ini, sejumlah komentar bernuansa rasis dari sebagian netizen Korea Selatan (Knetz) terhadap Indonesia dan negara Asia Tenggara lainnya menjadi sorotan publik.

Beberapa kasus yang mencuat ke permukaan menunjukkan adanya bentuk diskriminasi yang tidak dapat diterima.

Kasus Terbaru Februari 2026

Pada awal Februari 2026, muncul serangkaian komentar rasis yang menyebar di media sosial X. Peristiwa ini bermula dari insiden konser Day6 di Kuala Lumpur, Malaysia, di mana seorang warga Korea melanggar aturan dengan menggunakan kamera profesional untuk mengambil gambar. Setelah ia meminta maaf, sebagian Knetz justru menyerang balik dengan umpatan kasar dan komentar rasis terhadap negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Mereka mengomentari fisik orang Indonesia dan budaya makan menggunakan tangan, serta juga menyebarkan ujaran yang merendahkan negara-negara lain di kawasan ini.

Tak hanya itu, girl group Indonesia No Na juga menjadi sasaran ketika beberapa Knetz menyebut video musik debut mereka “Shoot” yang berlatar sawah sebagai “tidak memiliki modal”. Namun, komentar ini justru mendapatkan dukungan dari netizen Asia Tenggara yang melihat latar sawah sebagai simbol kekayaan alam, akar budaya, dan identitas kawasan yang jarang terepresentasikan di industri pop global. Gerakan dukungan ini kemudian dikenal dengan sebutan SEA Bling.

Selain itu, aktor Indonesia Baskara Mahendra juga menjadi korban rasisme ketika sebuah akun yang diduga milik Knetz mengunggah fotonya dengan komentar yang merendahkan, menyamakan penampilannya dengan pekerja asing di pabrik pedesaan.

Kasus Forum Indosarang Juni 2024

Pada awal Juni 2024, sebuah forum bernama Indosarang yang digunakan oleh komunitas orang Korea yang tinggal di Indonesia viral karena mengandung komentar rasis yang sangat kasar. Para anggota forum tersebut menyebut orang Indonesia memiliki kulit gelap dan fisik yang “paling jelek di Asia Tenggara”, serta merendahkan agama Islam dengan menyebutnya sebagai agama yang “bodoh”. Mereka juga menyatakan bahwa tenaga kerja Indonesia adalah “murah dan tidak beradab”.

Setelah kasus ini viral, banyak netizen Indonesia merasa geram dan meminta agar pelaku diidentifikasi serta ditindak.

Pemilik situs akhirnya meminta maaf dan berjanji akan mengambil langkah pencegahan. Bahkan, seorang YouTuber Korea Selatan bernama Jang Hansol yang pernah tinggal di Indonesia merasa malu dan bersalah atas tindakan tersebut.

Reaksi dan Tanggapan

Komentar rasis dari sebagian Knetz ini telah memicu reaksi yang kuat dari masyarakat Indonesia dan negara Asia Tenggara lainnya. Di media sosial, netizen menggunakan berbagai cara untuk menanggapi, mulai dari mencela secara tegas hingga membuat meme kreatif yang mengangkat semangat persatuan kawasan, seperti yang terlihat dalam gerakan SEA Bling. Beberapa publik figur Indonesia seperti Aul Igi Boyah dan Yura Yunita juga turut bersuara untuk menunjukkan kebanggaan akan identitas dan kecantikan alami bangsa Indonesia.

Perlu ditegaskan bahwa tindakan rasis dan ujaran kebencian tidak dapat diterima dalam masyarakat yang beradab. Setiap negara memiliki keunikan budaya dan identitas yang patut dihormati, dan perbedaan tersebut seharusnya menjadi sumber kekayaan dan kerjasama, bukan sebagai alasan untuk mempermalukan atau membedakan.

Bagikan
Artikel Terkait
Lifestyle

10 Ide Jualan Makanan Paling Laris 2026: Modal Kecil, Untung Besar, dan Cepat Balik Modal

finnews.id – Memulai bisnis kuliner menjadi pilihan strategis bagi banyak orang yang...

Lifestyle

Solusi Nyeri dan Memar, PT Tunggal Idaman Abdi Rilis Thrombovoren Emulgel

finnews.id – Tren gaya hidup aktif kini tengah menjamur di Indonesia. Semakin...

Tanaman Hias Lidah Mertua (rri)
Lifestyle

Jenis Tanaman Hias Multi Fungsi Terbaik untuk Kesehatan dan Dekorasi Rumah

finnews.id – Di tengah gaya hidup modern yang membuat kita lebih sering berada...

The Palace Jeweler gelar Semarak Pengundian Nasional 2026! Borong perhiasan emas & berlian, menangkan motor Yamaha dan hadiah mewah lainnya di 83 gerai.
Lifestyle

Banjir Hadiah! Semarak Pengundian Nasional The Palace 2026 Dimulai, Saatnya Borong Berlian dan Bawa Pulang Motor

finnews.id – Pernahkah Anda membayangkan belanja perhiasan mewah tapi malah pulang membawa...