Pintu IV di Mata Mahasiswa
Meskipun banyak cerita horor yang beredar, Pintu IV tetap menjadi salah satu jalur favorit bagi mahasiswa USU. Selain karena letaknya yang strategis, suasana yang rindang dan sejuk juga menjadi daya tarik tersendiri. Namun, tidak sedikit mahasiswa yang merasa was-was saat melintasi Pintu IV di malam hari, terutama saat sendirian.
“Dulu sering lewat Pintu IV kalau pulang malam. Kadang-kadang merinding juga, apalagi kalau ingat cerita-cerita horor yang pernah didengar,” ujar Rina, seorang alumni USU.
Penjelasan Rasional atau Sekadar Mitos?
Tentu saja, tidak semua orang percaya dengan kisah-kisah horor yang beredar di Pintu IV USU. Beberapa orang berpendapat bahwa cerita-cerita tersebut hanyalah mitos yang dibesar-besarkan dari mulut ke mulut. Suasana yang sepi dan gelap di malam hari, ditambah dengan imajinasi yang berlebihan, bisa membuat orang menjadi lebih mudah percaya dengan hal-hal yang mistis.
Terlepas dari benar atau tidaknya kisah-kisah horor tersebut, Pintu IV USU tetap menjadi bagian dari sejarah dan budaya kampus. Kisah-kisah ini menambah warna dan daya tarik tersendiri bagi USU, menjadikannya lebih dari sekadar tempat untuk menimba ilmu.