Diskon tiket yang diberikan meliputi:
- Kereta api: potongan harga hingga 30%
- Kapal penyeberangan: diskon 30%
- Pesawat udara: diskon sekitar 17–18%
Kebijakan ini dirancang untuk mendorong masyarakat beralih ke transportasi umum dan mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi.
“Silakan manfaatkan diskon ini. Kereta api dan kapal kami potong 30 persen, sementara tiket pesawat sekitar 17 sampai 18 persen,” tegas Airlangga.
Libur Panjang Dongkrak Ekonomi Nasional
Berbeda dengan banyak negara lain, Indonesia justru mengalami peningkatan aktivitas ekonomi saat periode libur panjang. Airlangga menyebut kondisi ini sebagai “anomali positif”.
Mobilitas tinggi masyarakat selama mudik terbukti mendorong:
- Lonjakan belanja rumah tangga
- Peningkatan penjualan ritel dan elektronik
- Pertumbuhan sektor kuliner dan pariwisata daerah
- Hidupnya ekonomi lokal di kampung halaman
“Saat mobilitas meningkat, belanja masyarakat juga ikut naik. Ini terlihat dari indeks keyakinan konsumen dan geliat ekonomi daerah tujuan mudik,” pungkas Airlangga.