Alberta memang sangat kesal atas sikap pemerintah federal. Lebih kesal lagi pada kepala daerah di sebelah baratnya: British Colombia.
Alberta merasa justru punya hubungan lebih lancar dengan Montana daripada dengan BC. Alberta bisa mengalirkan minyak mentahnya lewat pipa ke Montana –lalu ke berbagai negara bagian di Amerika.
Tapi Alberta begitu sulit meyakinkan BC agar bisa membangun pipa besar melewati wilayah BC. Yakni pipa besar menuju pantai barat Kanada. Maksudnya: agar minyak mentah Alberta bisa diekspor ke Asia.
BC selalu beralasan proyek pipa besar itu akan mengancam lingkungan hidup. Terutama ketika proyek itu dibangun menembus pegunungan Rocky Mountain yang begitu indah.
Kini di saat harus menghadapi ”kekejaman” Amerika, proyek pipa itu menjadi mutlak. Kalau pun tidak bisa ekspor lagi ke Amerika akan dijual ke Asia. Tiongkok dan India akan menjadi pembeli yang lebih besar daripada Amerika.
Perdana menteri Kanada yang sekarang, Mark Carney, berhasil menyatukan mereka. Di Kanada pemerintah federal sangat sulit memerintahkan sesuatu ke negara bagian. Tapi ketika punya musuh bersama Kanada terlihat lebih kompak.
Kanada dan Amerika bisa dibilang mirip: negara bagian ada lebih dulu, negara federal datang belakangan. Karena itu di dua negara tersebut negara bagian lebih kuat dari federal.
Beda kedua negara tersebut hanya satu. Di Amerika, urusan yang tidak disebut dalam konstitusi menjadi urusan pemerintah federal. Di Kanada sebaliknya.
Selama ini Marlaina merasa Alberta terlalu sering kalah dalam forum federal. Karena itu dia punya program menambah penduduk: dari 4,5 juta ke 10 juta. Caranya: memberi insentif bagi orang dari, negara bagian lain yang mau pindah ke Alberta. Syaratnya: mereka harus orang yang pandai.
Bahwa wajah Marlaina tidak 100 persen Eropa, ternyata inilah pengakuannyi: “saya punya darah Cherokee” –suku Indian asli Kanada.(Dahlan Iskan)