Home Internasional Trump Klaim Iran Ingin Berunding Usai AS Kerahkan Kapal Induk ke Timur Tengah
Internasional

Trump Klaim Iran Ingin Berunding Usai AS Kerahkan Kapal Induk ke Timur Tengah

Bagikan
Iran
Bagikan

finnews.id – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut Iran mulai menunjukkan sinyal ingin berdamai dengan Washington. Pernyataan itu muncul setelah Amerika Serikat menambah kekuatan militernya di kawasan Timur Tengah, termasuk mengerahkan kapal induk tempur.

Dalam wawancara dengan media Axios pada Senin, Trump mengatakan kondisi di Iran saat ini tidak stabil dan terus berubah. Ia juga menyinggung kehadiran kekuatan militer AS dalam jumlah besar di sekitar wilayah Iran, yang ia sebut sebagai “armada besar”.

Menurut Trump, tekanan tersebut membuat Teheran mulai membuka komunikasi dengan Washington. “Mereka ingin membuat kesepakatan sekarang. Saya tahu itu. Mereka menghubungi beberapa kali untuk berunding,” ujarnya.

Pada hari yang sama, Amerika Serikat resmi mengerahkan Gugus Tempur Kapal Induk USS Abraham Lincoln ke Timur Tengah. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat posisi militer AS di kawasan yang tengah memanas.

Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan kapal induk kelas Nimitz itu memasuki kawasan guna meningkatkan keamanan dan stabilitas regional. Pernyataan tersebut disampaikan melalui platform media sosial X.

Di sisi lain, Iran sedang menghadapi tekanan internal. Negara itu dilanda gelombang protes sejak akhir Desember lalu, yang dipicu oleh anjloknya nilai tukar rial serta memburuknya kondisi ekonomi. Aksi demonstrasi yang awalnya terjadi di Grand Bazaar Teheran kemudian meluas ke berbagai kota.

Trump sebelumnya sempat mengeluarkan ancaman akan “menindak keras” jika terjadi pembunuhan terhadap para demonstran. Namun, nada pernyataannya kemudian melunak setelah ia menyebut bahwa Teheran membatalkan ratusan eksekusi yang sebelumnya direncanakan.

Pemerintah Iran menolak tudingan tersebut dan justru menuduh Amerika Serikat serta Israel berada di balik aksi “perusuh bersenjata”. Iran juga memperingatkan bahwa setiap serangan dari AS akan dibalas dengan respons yang cepat dan menyeluruh.

Ketegangan antara kedua negara memang telah berlangsung lama. Pada Juni lalu, Israel dengan dukungan Amerika Serikat melancarkan perang selama 12 hari melawan Iran.

Bagikan
Artikel Terkait
Internasional

Tentara Israel Tewaskan 3 Warga Gaza, Empat Lainnya Terluka Akibat Serangan Drone

finnews.id – Tembakan yang dilepaskan tentara Israel menewaskan tiga warga Palestina dalam...

Internasional

Aturan Baru Masuk Singapura Mulai 30 Januari 2026 Diperketat, Turis Bisa Gagal Terbang Sejak Bandara Asal

FINNEWS.CO.ID – Singapura resmi memberlakukan aturan baru masuk bagi wisatawan asing mulai...

Internasional

Trump Ancam Kanada dengan Tarif Pajak 100 Persen Jika Berani Jalin Kesepakatan dengan China

finnews.id – Presiden AS Donald Trump memperingatkan Kanada, jika negara itu menyelesaikan...

Internasional

Kanada Perkuat Keamanan Arktik di Tengah Persaingan Global

finnews.id – Wilayah utara Kanada, yang mencakup Nunavut, Northwest Territories, dan Yukon,...