Finnews.id – Hipertensi atau tekanan darah tinggi kini menjadi ancaman kesehatan global yang menyerang lebih dari satu miliar orang di seluruh dunia. Kondisi ini seringkali menjadi “pembunuh senyap” karena merupakan faktor risiko utama penyakit jantung yang sebenarnya bisa dicegah.
Selain bantuan medis, perubahan pola makan terbukti menjadi senjata ampuh untuk menjaga angka tekanan darah tetap stabil.
Berdasarkan data medis, seseorang terdiagnosis hipertensi jika tekanan sistolik (angka atas) mencapai 130 mm Hg atau lebih, dan diastolik (angka bawah) melampaui 80 mm Hg. Nutrisi spesifik seperti kalium dan magnesium memegang peran kunci dalam relaksasi pembuluh darah.
Berikut adalah deretan makanan terbaik yang didukung oleh penelitian ilmiah untuk membantu menurunkan tekanan darah:
1. Kelompok Buah-Buahan Segar
Buah Sitrus: Jeruk, lemon, dan grapefruit kaya akan vitamin dan mineral yang melindungi kesehatan jantung. Mengonsumsi sekitar empat buah jeruk sehari terbukti bermanfaat dalam pengelolaan tekanan darah. Namun, hati-hati bagi pengguna obat darah tinggi tertentu, sebaiknya konsultasikan konsumsi grapefruit dengan dokter karena dapat berinteraksi dengan obat.
Buah Beri: Stroberi, blueberry, dan raspberry mengandung antioksidan anthocyanin yang meningkatkan kadar oksida nitrat dalam darah untuk melancarkan aliran darah.
Kiwifruit: Mengonsumsi dua buah kiwi saat sarapan selama tujuh minggu dapat menurunkan tekanan sistolik secara signifikan karena kandungan vitamin C dan seratnya yang tinggi.
2. Sayuran Hijau dan Nabati
Sayuran Daun Hijau: Bayam dan lobak Swiss mengandung kalium dan magnesium dalam jumlah besar. Satu cangkir lobak Swiss masak mengandung 961 mg kalium, yang sangat membantu mengeluarkan kelebihan natrium dari tubuh.
Wortel: Kandungan senyawa nabati dalam wortel mentah dapat membantu menurunkan risiko hipertensi hingga 10 persen untuk setiap konsumsi 100 gram per hari.
Brokoli: Sayuran krusial ini kaya akan antioksidan flavonoid yang meningkatkan fungsi pembuluh darah.