Dampak Global: Bukan Sekadar Isu Lokal
Apa yang terjadi di Greenland tidak hanya berdampak pada wilayah Arktik. Perubahan ini memengaruhi arus laut dunia, pola cuaca global, hingga ekosistem laut. Negara-negara tropis pun ikut merasakan dampaknya dalam bentuk cuaca ekstrem, banjir besar, dan kekeringan panjang.
Dari sudut pandang ini, Greenland seolah menjadi “alarm global”. Ketika es di sana mencair, dunia sedang diberi sinyal bahaya.
Antara Sains dan Renungan Akhir Zaman
Para ilmuwan menjelaskan fenomena Greenland dengan data, grafik, dan model iklim. Sementara itu, sebagian masyarakat melihatnya sebagai pengingat spiritual. Keduanya sebenarnya bertemu pada satu titik: bumi sedang tidak baik-baik saja.
Apakah ini benar-benar tanda kiamat atau sekadar konsekuensi logis dari perubahan iklim, semuanya kembali pada cara manusia menyikapinya. Jika peringatan ini terus diabaikan, maka kehancuran besar bukan lagi sekadar narasi keimanan, melainkan kemungkinan nyata.
Tanda kiamat di Greenland, baik dipahami secara ilmiah maupun spiritual, sejatinya adalah ajakan untuk merenung. Alam tidak pernah berbicara dengan kata-kata, tetapi melalui peristiwa. Mencairnya es Greenland adalah pesan keras bahwa waktu untuk berubah semakin sempit.
Jika manusia tidak segera memperbaiki hubungannya dengan alam, maka apa yang hari ini disebut sebagai tanda, bisa menjadi kenyataan pahit di masa depan.