Home News Tegas Kapal Wisata di Labuan Bajo, Dilarang Berlayar Malam Hari
News

Tegas Kapal Wisata di Labuan Bajo, Dilarang Berlayar Malam Hari

Larangan kapal wisata ntt

Bagikan
Bagikan

Beberapa operator tur dan pelaku wisata menyatakan dukungannya terhadap kebijakan ini demi keselamatan jangka panjang meskipun perlu penyesuaian jadwal tur dan logistik wisatawan yang sebelumnya mengharap pengalaman malam di laut (berdasarkan laporan media lokal).

Pengawasan dan Sanksi

KSOP Labuan Bajo menegaskan akan mengawasi dan menindak tegas kapal wisata yang melanggar aturan ini. Nakhoda yang tetap berlayar pada malam hari dapat dikenai sanksi administratif hingga pembekuan izin berlayar, tergantung pada tingkat pelanggarannya.

Harapan ke Depan

Dengan diberlakukannya aturan ini, pemerintah berharap dapat:

Meningkatkan keselamatan wisata bahari di Labuan Bajo, destinasi wisata kelas dunia yang kunjungan wisatanya terus meningkat.

Mengurangi kemungkinan terjadinya kecelakaan laut serius yang berdampak pada keselamatan wisatawan dan reputasi pariwisata Indonesia.

Menjadi momentum untuk memperkuat standar keselamatan kapal wisata, termasuk pemenuhan alat keselamatan dan pelatihan awak kapal di masa mendatang.

Bagikan
Artikel Terkait
Menkop Ferry Juliantono, menegaskan bahwa koperasi desa tidak hanya berfungsi sebagai wadah bisnis, tetapi juga memiliki peran sosial yang kuat.
News

Menkop: Kolaborasi Lintas Kementerian dan Lembaga Kunci Sukses Percepatan Integrasi Program PKH dalam Ekosistem Kopdes Merah Putih

“Kopdes ini akan menjadi instrumen pemutar uang di desa Ranjeng sehingga akan...

News

Sidang Etik 14 Jam, Bripda MS Resmi Dipecat Terkait Kasus Siswa Tewas di Tual

Rositah menjelaskan, terduga pelanggar disebut melanggar Pasal 13 ayat (1) Peraturan Pemerintah...

News

Polda Jawa Barat Bangun 30 Rutilahu Selama Ramadan 2026, Warga Kurang Mampu Jadi Prioritas

fiinnews.id – Kepedulian terhadap warga kurang mampu kembali ditunjukkan jajaran kepolisian. Polda...

Geger! Dokter Piprim Sebut Ada 'Premanisme Birokrasi' di Kemenkes, Rela Dipecat Jadi Martir Demi Marwah IDAI!
News

Geger! Dokter Piprim Sebut Ada ‘Premanisme Birokrasi’ di Kemenkes, Rela Dipecat Jadi Martir Demi Marwah IDAI!

Dokter Piprim menyayangkan sudut pandang hakim dan pihak Kemenkes yang terkesan sangat...