Home News Hasil Pemulihan Bertahap, Tersisa 3 Puskesmas di Aceh yang Belum Beroperasi
News

Hasil Pemulihan Bertahap, Tersisa 3 Puskesmas di Aceh yang Belum Beroperasi

Bagikan
Puskesmas terdampak bencana di Aceh.
Puskesmas terdampak bencana di Aceh.
Bagikan

finnews.id – Layanan Kesehatan menjadi salah satu sektor yang dikebut pemulihannya pascabencana banjir bandang yang melanda Provinsi Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar) pada November tahun lalu.

Setelah rumah sakit kembali berfungsi, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) kini memasuki tahap lanjutan penanganan bencana dengan fokus pada pemulihan layanan kesehatan primer melalui puskesmas di wilayah terdampak.

Menurut Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, tahap pemulihan puskesmas menjadi tantangan yang lebih berat. Pasalnya, jumlah fasilitas yang terdampak jauh lebih banyak dibandingkan rumah sakit.

Imbas dari bencana banjir bandang, tercatat ada 867 puskesmas terdampak bencana di tiga provinsi. Dari jumlah tersebut, 152 puskesmas mengalami kerusakan berat, dan harus menghentikan operasional sementara.

Upaya pemulihan puskesmas dilakukan secara bertahap. Mulai dari pembersihan lokasi, relokasi layanan sementara, hingga pembangunan ulang bagi fasilitas yang mengalami kerusakan total.

Berkat upaya maksimal, hingga awal Januari 2026, sebagian besar puskesmas di wilayah tersdampak telah kembali melayani masyarakat.

Tersisa 3 Puskesman yang Belum Beroperasi

“Sampai awal Januari 2026, tinggal tiga (puskesmas) lagi yang belum bisa beroperasi,” kata Menkes Budi pada Konferensi Pers Update Penanganan Bencana Sumatra di Grha BNPB, Jakarta, Rabu, 7 Januari 2026.

Ketiga puskesmas tersebut adalah Puskesmas Rusip Antara di Aceh Tengah, Puskesmas Jambur Lak Lak di Aceh Tenggara, dan Puskesmas Lokop di Aceh Timur.

Dijelaskan Budi, Puskesmas Lokop mengalami kerusakan paling parah akibat tertimpa kayu besar hingga bangunannya hancur. “Yang (di) Lokop ini benar-benar sudah hancur, jadi sekarang sedang kita bangun baru,” ujarnya.

Untuk memastikan layanan tetap berjalan, operasional puskesmas yang rusak dialihkan sementara ke gedung lain, seperti kantor dinas atau fasilitas pemerintah setempat.

Bagikan
Artikel Terkait
Geger! Dokter Piprim Sebut Ada 'Premanisme Birokrasi' di Kemenkes, Rela Dipecat Jadi Martir Demi Marwah IDAI!
News

Geger! Dokter Piprim Sebut Ada ‘Premanisme Birokrasi’ di Kemenkes, Rela Dipecat Jadi Martir Demi Marwah IDAI!

finnews.id – Dunia kesehatan Tanah Air mendadak heboh! Mantan Ketua Ikatan Dokter...

News

Tegas! BPJPH: Produk AS Masuk Indonesia Harus Sertifikat Halal

finnews.id – Pemerintah Indonesia melalui Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) kembali...

News

Viral, Aksi GEROMBOLAN Pemotor di JLNT Casablanca Berujung Penyelidikan Polisi

finnews.id – Terbaru dari kehidupan sosial Jakarta. Sebuah aksi viral yang dilakukan...

News

Pemko Medan Viral karena Salah Tafsir Surat Edaran, Kok Bisa ya?

finnews.id – Pemko Medan Dinyatakan Salah Tafsir Surat Edaran, Implikasi Bagi Pelaksanaan...