Intinya:
- Bukti Visual Penangkapan: Presiden Donald Trump memamerkan foto Nicolas Maduro dalam kondisi terisolasi (mata tertutup dan mengenakan headphone) di atas kapal perang USS Iwo Jima guna memutus orientasi ruang sang tahanan selama proses evakuasi.
- Kejatuhan Rezim Maduro: Militer Amerika Serikat melancarkan operasi tempur skala besar yang berhasil membekuk Maduro beserta istrinya, Cilia Flores, dan langsung menerbangkan mereka keluar dari wilayah Venezuela menuju lokasi rahasia.
- Caracas Kehilangan Komando: Pemerintah Venezuela mengakui telah kehilangan kontak dengan pemimpin mereka dan menuntut bukti keselamatan nyawa Maduro di tengah ketidakpastian politik pasca-serangan udara dan darat pasukan AS.
finnews.id – Gejolak politik di awal tahun 2026 mencapai puncaknya setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengguncang jagat maya dengan bukti penangkapan penguasa Venezuela, Nicolas Maduro. Lewat unggahan di Truth Social pada Sabtu (3/1/2026), sang petahana AS memamerkan potret eksklusif yang memperlihatkan Maduro tengah berada dalam pengawalan ketat di atas kapal perang legendaris, USS Iwo Jima.
Langkah ekstrem Washington ini tidak hanya mengubah peta geopolitik di Amerika Latin secara instan, tetapi juga mengirimkan sinyal kuat ke seluruh penjuru dunia. Penangkapan ini merupakan klimaks dari ketegangan menahun yang akhirnya diselesaikan Trump melalui intervensi militer langsung secara masif.
Nasib Tragis Maduro di USS Iwo Jima: Terisolasi dengan Mata Tertutup
Potret yang viral tersebut menunjukkan sisi lain dari Nicolas Maduro yang biasanya tampil garang. Kali ini, ia hanya mengenakan pakaian olahraga tanpa atribut kenegaraan. Yang paling mengiris perhatian publik adalah kondisi sensorik Maduro; pihak keamanan AS sengaja menutup matanya dengan kain dan memasangkan headphone pada telinganya.