Finnews.id – Pemerintah Malaysia melalui Kementerian Luar Negeri mengecam keras aksi penggunaan kekuatan militer oleh Amerika Serikat terhadap Venezuela. Malaysia secara tegas menyatakan penolakannya terhadap segala bentuk campur tangan asing dalam urusan domestik negara lain.
Dalam pernyataan resmi yang dirilis di Kuala Lumpur pada Minggu 4 Januari 2026 dini hari, Kemlu Malaysia menekankan bahwa kedaulatan sebuah negara harus tetap dihormati. Malaysia menilai ancaman atau penggunaan kekuatan militer melanggar prinsip fundamental yang tercantum dalam Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
“Sebagai prinsip, Malaysia menentang segala bentuk campur tangan asing dalam urusan dalam negeri negara lain, serta ancaman atau penggunaan kekuatan,” tulis pernyataan resmi tersebut.
Pemerintah Malaysia secara konsisten menjunjung tinggi penyelesaian sengketa melalui jalan damai. Di tengah situasi yang kritis ini, Malaysia mendesak semua pihak yang terlibat untuk menahan diri dan mengedepankan solusi diplomasi guna menghindari eskalasi konflik yang lebih luas.
Keselamatan Warga Negara Malaysia
Selain memberikan sikap politik, fokus utama Malaysia saat ini adalah memastikan keselamatan warga negaranya yang berada di Venezuela. Kedutaan Besar Malaysia di Caracas melaporkan bahwa seluruh warga negara Malaysia yang terdaftar telah terdata dalam kondisi aman.
Pihak kedutaan terus memantau situasi di lapangan secara aktif. Mereka juga menyiagakan bantuan konsuler bagi warga yang membutuhkan di tengah kondisi keamanan yang tidak menentu di ibu kota Venezuela tersebut.
Suasana Mencekam di Caracas
Laporan media setempat menyebutkan bahwa rakyat Venezuela terbangun oleh serangkaian ledakan dahsyat pada Sabtu dini hari. Sedikitnya tujuh ledakan besar mengguncang beberapa wilayah di Caracas, diikuti dengan pemadaman listrik secara masif di berbagai kawasan, terutama di dekat pangkalan militer utama.
Video yang beredar di media sosial memperlihatkan asap tebal menyelimuti langit Caracas sementara jet tempur terbang rendah di atas pemukiman. Suara sirene serangan udara juga terus meraung, menandakan ketegangan militer yang meningkat drastis setelah intervensi langsung dari pasukan Amerika Serikat.