Finnews.id – Laporan mengejutkan datang dari platform video terbesar di dunia, YouTube. Ternyata, konten 18+ alias pornografi tanpa sensor dapat diakses dengan mudah oleh siapa saja. Termasuk anak di bawah umur.
Temuan ini pertama kali diungkap oleh seorang pengguna Reddit bernama “coreynj”, yang memicu kekhawatiran serius mengenai efektivitas moderasi konten dewasa di platform milik Google tersebut.
Yang lebih mengkhawatirkan, konten eksplisit ini tidak hanya tersembunyi di dalam video, tetapi juga muncul terang-terangan pada foto profil akun-akun tertentu.
Foto profil bermasalah ini bahkan tetap terlihat oleh pengunjung yang tidak login (log out), membuka celah bagi anak-anak untuk secara tidak sengaja menyaksikannya.
“Temuan itu makin mengkhawatirkan karena foto profil masih bisa terlihat setelah pengguna log out… menunjukkan pengguna di bawah umur bisa juga melihat temuan yang sama,” dikutip dari laporan Android Authority, pada Jumat, 2 Januari 2026.
Investigasi lebih lanjut mengungkap pola yang digunakan oleh akun-akun penyebar konten terlarang ini.
Sebagian besar kanal bermasalah tersebut tidak secara terang-terangan menampilkan pornografi di halaman utamanya.
Sebaliknya, mereka menggunakan taktik licik dengan menyelipkan video pendek berisi konten tidak pantas (NSFW) di antara klip-klip video biasa, sebagai cara untuk mengelabui sistem moderasi otomatis YouTube.
Diduga kuat, ada jejaring akun bot yang saling terhubung di balik penyebaran konten ini. Pengguna Reddit yang sama juga melaporkan pencarian dengan kata kunci tertentu yang mengandung ‘X’ dapat dengan mudah memunculkan video-video eksplisit.
Google selaku induk perusahaan YouTube belum memberikan komentar resmi atas temuan ini.
Uji Coba Fitur Blur Thumbnail Masih Terbatas
Temuan celah keamanan melalui gambar profil ini muncul bersamaan dengan uji coba fitur baru YouTube yang bertujuan mengaburkan (blur) thumbnail video secara otomatis untuk konten-konten sensitif. Fitur ini mengadopsi strategi serupa yang telah diterapkan Instagram.