Finnews.id – Manajemen Chelsea kembali memutar roda pergantian pelatih setelah Enzo Maresca resmi meninggalkan jabatannya pada Kamis waktu setempat. Langkah mengejutkan ini terjadi menyusul laporan keretakan hubungan antara juru taktik asal Italia tersebut dengan jajaran petinggi klub di bawah kepemimpinan Todd Boehly.
Maresca sebenarnya baru memasuki tahun kedua masa jabatannya. Musim lalu, ia sukses mempersembahkan trofi Conference League dan Piala Dunia Antarklub ke lemari juara The Blues. Namun, prestasi tersebut tidak cukup kuat untuk membendung gejolak internal yang memanas selama beberapa bulan terakhir.
Keretakan Hubungan dan Protes Terbuka
Ketegangan memuncak saat Maresca melontarkan kritik terbuka mengenai kurangnya dukungan manajemen dalam konferensi pers pertengahan Desember lalu. Ia secara gamblang menyebut periode tersebut sebagai “48 jam terburuk” selama dirinya berkarier di London Barat.
“Demi mengejar target di empat kompetisi, termasuk kualifikasi Liga Champions, Enzo dan klub percaya bahwa perubahan adalah jalan terbaik untuk mengembalikan musim ke jalur yang tepat,” tulis Chelsea dalam pernyataan resminya.
Performa tim di lapangan memang tengah menurun drastis. Chelsea tercatat hanya mampu memetik satu kemenangan dari tujuh laga terakhir di Premier League. Kondisi ini memaksa Cole Palmer dan kawan-kawan melorot ke peringkat kelima klasemen sementara.
Liam Rosenior Jadi Kandidat Kuat Pengganti
Hingga saat ini, manajemen belum mengumumkan siapa suksesor permanen Maresca. Namun, laporan dari BBC dan The Athletic menyebutkan nama Liam Rosenior sebagai kandidat terdepan. Rosenior saat ini melatih Strasbourg, klub asal Prancis yang berada dalam satu grup kepemilikan dengan Chelsea.
Jika Rosenior terpilih, ia akan menjadi manajer tetap kelima sejak konsorsium Amerika Serikat mengambil alih klub pada Mei 2022. Rezim Boehly memang terkenal sangat agresif dan tidak ragu merombak struktur tim meski telah menghabiskan ratusan juta poundsterling untuk belanja pemain.