Home Sports Leclerc Soroti Taktik Sandbagging Mercedes di Tes F1 Bahrain
Sports

Leclerc Soroti Taktik Sandbagging Mercedes di Tes F1 Bahrain

Bagikan
W17 (2026), Image: Mercedes
Bagikan

finnews.id – Charles Leclerc melontarkan peringatan serius kepada para rivalnya setelah tes pramusim Formula 1 2026 di Sirkuit Bahrain. Pembalap Ferrari itu menilai salah satu pesaing utama mereka, Mercedes, belum benar-benar memperlihatkan potensi sesungguhnya.

Berbicara kepada situs resmi Formula 1, Leclerc menyebut ia merasa Mercedes masih menyimpan banyak performa yang belum dikeluarkan selama tiga hari pengujian mobil dengan regulasi baru tersebut.

“Saya pikir Red Bull sudah menunjukkan sedikit lebih banyak dibanding Mercedes dan mereka sangat impresif,” ujarnya. “Saya rasa Mercedes menyembunyikan performa yang sangat besar. Hanya waktu yang akan menjawab seberapa banyak yang mereka sembunyikan.”

Ucapan itu langsung memicu spekulasi di paddock mengenai praktik sandbagging, istilah yang digunakan ketika tim sengaja menahan performa agar tidak memperlihatkan kekuatan penuh sebelum musim resmi dimulai.

Regulasi Baru Bikin Tebakan Makin Sulit

Tes resmi tiga hari pertama dengan regulasi baru 2026 memang sulit dibaca. Beberapa tim papan atas seperti McLaren, Ferrari, dan Mercedes terlihat silih berganti mencatatkan waktu kompetitif. Namun, tidak sedikit yang merendahkan ekspektasi publik dengan menyebut hasil tersebut belum mencerminkan kondisi sebenarnya.

Leclerc menilai perubahan regulasi membuat peluang menyembunyikan performa semakin besar dibanding musim sebelumnya.

“Kalau tahun lalu mungkin hanya ada dua atau tiga hal pada mobil yang bisa dimainkan untuk menyembunyikan potensi, sekarang mungkin ada 10 atau 15,” katanya. “Dengan sistem baru ini, ada begitu banyak cara untuk benar-benar menyembunyikan performa dibanding tahun-tahun sebelumnya.”

Pernyataan itu menegaskan bahwa data waktu putaran pada tes pramusim tidak bisa dijadikan patokan mutlak. Tim dapat mengatur mode mesin, beban bahan bakar, hingga setelan aerodinamika untuk menciptakan ilusi performa tertentu.

Ferrari Optimistis, Tapi Tetap Waspada

Di sisi lain, Ferrari juga tampil cukup solid sepanjang tes di Bahrain. Lewis Hamilton mencatat waktu tercepat ketiga pada salah satu sesi, meski sempat mengalami masalah menjelang akhir sesi terakhir.

Secara keseluruhan, jarak tempuh dan reliabilitas mobil Ferrari dinilai kuat. Bahkan beredar rumor di paddock bahwa unit tenaga Hamilton belum diganti sejak sesi shakedown di Barcelona, menunjukkan kepercayaan diri tim terhadap daya tahan mesin mereka.

Meski demikian, Leclerc menegaskan bahwa ia tetap berhati-hati dalam menilai posisi Ferrari.

“Ya, itu hanya perasaan saja,” katanya saat diminta menanggapi performa positif Ferrari. “Untuk sekarang, saya akan tetap berhati-hati.”

Ia menambahkan bahwa reliabilitas memang terlihat menjanjikan, namun performa murni tetap menjadi faktor penentu utama dalam persaingan musim panjang.

“Dalam hal reliabilitas, saya pikir kami terlihat bagus. Itu benar dan itu positif. Tapi pada akhirnya, performa sama pentingnya dengan reliabilitas, dan kami belum benar-benar tahu posisi kami saat ini.”

Bagikan
Artikel Terkait
Sports

Joan Laporta Kembali Terpilih Jadi Presiden, Janjikan Barcelona Jadi Tim Unstoppable

Joan Laporta Kembali Terpilih Jadi Presiden, Janjikan Barcelona Jadi Tim Unstoppable Kemenangan...

Sports

Protege Rossi Ini Kini Bersinar di MotoGP, Prediksi Sang Legenda Ternyata Tepat

finnews.id – Kesuksesan Marco Bezzecchi di MotoGP kini menjadi bukti bahwa Valentino...

Harga tiket playoff Piala Dunia
Sports

Iran Dikabarkan Mundur dari Piala Dunia 2026 Usai Serangan AS-Israel

finnews.id – Tim nasional Iran dilaporkan memutuskan mundur dari ajang Piala Dunia...

Sports

Real Madrid vs Man City: Pep Guardiola Janjikan Rotasi dan Taktik Menyerang di Bernabeu

finnews.id –  Juru taktik Manchester City, Pep Guardiola, mengirim sinyal kuat mengenai...