8. Doa Memohon Keturunan
Bunda juga dapat membaca doa khusus memohon anak:
Allahummarzuqnii waladan li usammihi bismi nabiyyika Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam.
Artinya: “Ya Allah, karuniakanlah aku seorang anak yang kelak aku beri nama dengan nama Nabi-Mu, Muhammad SAW.”
9. Salat dan Doa Hajat
Salat hajat menjadi ikhtiar terakhir yang sarat makna. Setelah salat, bacalah doa hajat Rasulullah SAW dengan penuh kekhusyukan, memohon agar Allah mengabulkan harapan memiliki keturunan.
Doa ini berisi permohonan ampunan, jalan keluar dari kesulitan, dan pengabulan hajat yang diridai Allah.
“Laa illaha illallahul haliimul kariimu subhanallahi robbil ‘arsyil ‘azim. Alhamdulillahi robbil ‘alamin. As ‘aluka muujibaari rohmatika wa ‘azaimaa maghfirotika wal ghoniimata min kulli birri wassalaamta min kulli itsmin laa tada’ lii dzamban illa ghafartahu walaa hamman illa farojhtahu walaa haajatan hiya laka ridhon illa qodhoitahaa yaa arhamar roohimin.”
Artinya: “Tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Lembut dan Maha Penyantun. Maha Suci Allah pemelihara Arsy Yang Maha Agung. Segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian malam. Kepada-Mu lah aku memohon sesuatu yang mewajibkan rahmat-Mu dan memperoleh keuntungan pada tiap-tiap dosa. Janganlah Engkau biarkan dosa daripada diriku, melainkan Engkau ampuni dan tidak ada sesuatu kepentingan, melainkan Engkau beri jalan keluar, dan tidak pula sesuatu hajat yang mendapat kerelaan-Mu, melainkan Engkau kabulkan. Wahai Tuhan Yang Maha Pengasih Dan Penyayang.”
Ikhtiar, Doa, dan Harapan
Doa cepat hamil setelah keguguran bukan sekadar rangkaian bacaan, melainkan bentuk kepasrahan dan kepercayaan penuh kepada Allah SWT. Namun, doa sebaiknya berjalan beriringan dengan ikhtiar lahiriah seperti menjaga kesehatan, pola makan seimbang, serta berkonsultasi dengan tenaga medis.
Semoga Allah SWT menguatkan hati para ibu dan pasangan, mengganti kehilangan dengan kebahagiaan, serta mengaruniakan keturunan yang sehat, saleh, dan salihah pada waktu terbaik menurut-Nya. Aamiin.