Home News Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah di Depan Gubernur NTT, Harap Suami dan Dua Anak Segera Ditemukan
News

Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah di Depan Gubernur NTT, Harap Suami dan Dua Anak Segera Ditemukan

Bagikan
Momen saat istri pelatih tim putri B Valencia CF, Martín Carreras Fernando, tak kuasa menahan tangis saat bertemu Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena.
Momen saat istri pelatih tim putri B Valencia CF, Martín Carreras Fernando, tak kuasa menahan tangis saat bertemu Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena. (youtube)
Bagikan

finnews.id – Suasana haru menyelimuti Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), ketika istri pelatih tim putri B Valencia CF, Martín Carreras Fernando, tak kuasa menahan air mata saat bertemu Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena.

Di tengah tangisnya, ia menyampaikan satu permohonan sederhana namun penuh harap: agar suami dan dua anaknya segera ditemukan.

Ketiganya hingga kini masih dinyatakan hilang setelah kapal wisata Putri Sakinah tenggelam di perairan Taman Nasional Labuan Bajo. Tragedi ini telah memasuki hari keenam pencarian, namun jejak tiga warga negara Spanyol tersebut belum juga ditemukan.

Di hadapan Gubernur NTT, perempuan itu memohon agar upaya pencarian terus dimaksimalkan. Tangisnya mencerminkan kecemasan sekaligus harapan besar bahwa mukjizat masih mungkin terjadi.

Pencarian terus digenjot oleh tim SAR gabungan yang bekerja tanpa henti sejak insiden terjadi. Berbagai teknologi canggih telah dikerahkan untuk menembus ganasnya arus laut Labuan Bajo. Polda NTT menurunkan sistem sonar, drone bawah laut, serta seabob untuk mendeteksi bangkai kapal di dasar laut.

Tak hanya mengandalkan peralatan, operasi pencarian juga diperkuat dengan kehadiran 11 penyelam profesional dari luar negeri, yang bahu-membahu bersama tim penyelam Basarnas, TNI, dan Polri.

Kapolda NTT turut mengimbau para nelayan dan masyarakat pesisir agar segera melapor kepada tim SAR apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban, serpihan kapal, atau benda mencurigakan di laut.

Selain sonar dan drone bawah air, tim juga memanfaatkan drone thermal untuk memaksimalkan pemantauan dari udara, terutama di area-area yang sulit dijangkau kapal.

Meski demikian, tantangan besar masih menghadang. Arus bawah laut yang kuat serta cuaca yang kerap berubah menjadi kendala utama dalam proses pencarian. Kondisi tersebut memaksa tim SAR bekerja ekstra hati-hati demi keselamatan seluruh personel.

Di tengah upaya tanpa lelah itu, keluarga korban dan masyarakat internasional terus menaruh harapan. Labuan Bajo kini tak hanya menjadi destinasi wisata dunia, tetapi juga saksi bisu perjuangan kemanusiaan dalam mencari tiga nyawa yang belum kembali.

Bagikan
Written by
Gatot Wahyu

Gatot Wahyu adalah jurnalis senior yang telah berkecimpung di dunia pers sejak tahun 1990-an. Bergabung dengan Jaringan FIN CORP sejak 2014, ia memiliki spesialisasi dan wawasan mendalam dalam peliputan berita bidang politik, hukum, dan kriminal.

Artikel Terkait
Komnas HAM Bongkar Skandal Koordinasi TNI-Polri di Kasus Andrie Yunus
News

Komnas HAM Bongkar Skandal Koordinasi TNI-Polri di Kasus Andrie Yunus

finnews.id – Tabir gelap kasus penyiraman aktivis Andrie Yunus semakin terkuak dan...

Komnas HAM Bakal 'Kuliti' 4 Oknum TNI Penyerang Andrie Yunus, Siap Bongkar Keterlibatan Atasan?
News

Komnas HAM Bakal ‘Kuliti’ 4 Oknum TNI Penyerang Andrie Yunus, Siap Bongkar Keterlibatan Atasan?

finnews.id – Dunia hukum dan hak asasi manusia tanah air mendadak tegang....

Menaker Yassierli
News

Ini Aturan Terbaru WFH 1 Hari Seminggu Bagi Pekerja Swasta dan BUMN

finnews.id – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli resmi merilis aturan baru terkait pola...

News

Pemerintah Resmi Berlakukan WFH ASN Setiap Jumat, Seskab Teddy: Kebijakan Bersifat Dinamis

finnews.id – Pemerintah membuat terobosan baru dalam pola kerja birokrasi di tengah...