Home Hukum & Kriminal Kronologi Anak SD Bunuh Ibu Kandung di Medan
Hukum & KriminalViral

Kronologi Anak SD Bunuh Ibu Kandung di Medan

Pembunuhan di medan

Bagikan
Bagikan

Sekitar pukul 05.40 WIB, ambulans tiba, namun korban sudah dinyatakan meninggal dunia. Kepada penyidik, Al mengungkap tiga alasan di balik tindakannya menghabisi nyawa ibunya pada Rabu (10/12/2025).

Ternyata, pelaku terinspirasi untuk melakukan pembunuhan setelah menonton kartun dan bermain game online.

Aizah Soraya tewas ditikam oleh putri bungsunya, Al, di rumah mereka di Jalan Dwikora, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, Sumatera Utara.

Kasus anak bunuh ibu ini langsung menarik perhatian nasional, karena di media sosial, korban selalu menampilkan citra keluarga yang harmonis bersama kedua anak perempuannya. Belakangan, terungkap bahwa Al menyimpan dendam terhadap ibunya karena tiga alasan, salah satunya berkaitan dengan game online.

Bagikan
Artikel Terkait
Yakuza Maneges terus aktif melakukan sosialisasi untuk mengubah bahwa hati dan aksi mereka tetaplah untuk kemaslahatan masyarakat Kediri.
LifestyleViral

Bukan Geng Kriminal! Inilah Wajah Asli ‘Yakuza’ Kediri yang Bikin Publik Tercengang dan Terinspirasi!

Fenomena unik ini menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong dan keinginan...

Link video "Guru Bahasa Inggris dan Murid" lagi ramai menjadi perbincangan, bahkan pencarian di media sosial.
Viral

Jangan Tergiur Iming-iming Link Viral Guru dan Murid! Terbongkar Bahaya Tersembunyi di Baliknya

Namun, di balik rasa penasaran publik, muncul ancaman serius berupa penyebaran tautan...

Fenomena bintang Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), Kairi "Kairi" Rayosdelsol, kini melampaui batas layar smartphone.
Musik dan FilmSportsViral

Bukan Sekadar Game! Film Debut ‘Nobody Loves Kay’ Ungkap Perjuangan Berdarah-darah Kairi Jadi Raja Esports Dunia!

Proyek ambisius ini tidak main-main dalam urusan produksinya. Kursi sutradara ditempati oleh...

Polisi mengungkap fakta baru dalam kasus pencabulan santriwati di Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati.Tersangka Asyhari (51 tahun)
Viral

Perintah Guru Cabul Pesantren Ndolo Kusumo untuk Cabuli Santriwatinya Terungkap

Perlu diketahui sebelumnya, Asyhari mangkir dalam panggilan pertama setelah ditetapkan sebagai tersangka...