Uniknya, dalam Misa Keluarga tersebut, homili atau khotbah disampaikan dengan bahasa yang komunikatif dan mudah dipahami oleh anak-anak. Hal ini sejalan dengan tema Natal 2025, “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”.

“Pesan Natal tahun ini menekankan betapa pentingnya ketahanan keluarga dalam menghadapi persoalan sosial, termasuk isu perlindungan anak. Keluarga harus menjadi benteng utama,” kata Susyana.

Rangkaian ibadah di Katedral Jakarta akan ditutup dengan Misa Sore pada pukul 18.00 WIB yang dipimpin oleh Romo Hani Rudi Hartoko. Dengan pengamanan yang terintegrasi, seluruh rangkaian ibadah dipastikan berjalan aman hingga sesi terakhir.