Home Internasional Temuan Mengejutkan di Balik Satu Donor Sperma yang Memiliki Ratusan Anak
Internasional

Temuan Mengejutkan di Balik Satu Donor Sperma yang Memiliki Ratusan Anak

Bagikan
Donor Sperma, Image: DALL·E 3
Bagikan

finnews.id – Kasus seorang donor sperma yang diketahui memiliki ratusan keturunan di berbagai negara Eropa menjadi sorotan global. Temuan ini membuka wawasan baru tentang bagaimana satu donor dapat secara sah menjadi ayah bagi begitu banyak anak, serta menimbulkan pertanyaan serius terkait etika, regulasi, dan dampak sosial bagi keluarga dan anak-anak yang lahir melalui donor.

Bagaimana Satu Donor Bisa Memiliki Ratusan Anak

Secara biologis, satu ejakulasi mengandung puluhan juta sel sperma, dan hanya satu yang dibutuhkan untuk membuahi sel telur. Namun, di bank sperma, satu sampel sering dibagi menjadi banyak vial dan dibekukan untuk digunakan di berbagai klinik.

Temuan terbaru menunjukkan bahwa sperma yang sama dapat digunakan di beberapa negara, sehingga satu donor bisa menghasilkan ratusan anak tanpa melanggar aturan nasional manapun.

Perbedaan Regulasi di Setiap Negara

Setiap negara memiliki aturan yang berbeda mengenai batas jumlah anak atau keluarga yang boleh menerima sperma dari satu donor. Beberapa membatasi jumlah anak per donor, sementara yang lain membatasi jumlah keluarga.

Namun, aturan ini berlaku secara nasional, sehingga penggunaan sperma yang sama di negara lain memungkinkan jumlah keturunan meningkat secara signifikan. Temuan ini memperlihatkan celah besar dalam pengawasan lintas batas.

Donor Sering Tidak Mengetahui Skala Sebenarnya

Satu hal yang mengejutkan adalah banyak donor tidak diberi informasi lengkap mengenai sejauh mana sperma mereka digunakan.

Temuan menunjukkan bahwa donor sering tidak mengetahui bahwa kontribusinya telah tersebar ke belasan klinik di berbagai negara, dan jumlah keturunan yang sebenarnya bisa jauh lebih tinggi dari perkiraan awal.

Risiko Genetik dan Etika

Kasus donor dengan mutasi genetik yang meningkatkan risiko kanker bagi beberapa anak menyoroti risiko nyata dari distribusi sperma yang luas.

Temuan ini menimbulkan pertanyaan serius tentang bagaimana kesehatan anak-anak dapat dipantau ketika satu donor digunakan di banyak lokasi berbeda, dan seberapa cepat informasi tentang risiko genetik dapat disebarkan.

Bagikan
Artikel Terkait
China Buka Pintu untuk Chip AS, Nvidia H200 Resmi Masuk Tiongkok
Internasional

China Buka Pintu untuk Chip AS, Nvidia H200 Resmi Masuk Tiongkok

Finnews.id – Setelah bertahun-tahun bersikap keras terhadap teknologi Amerika Serikat, China akhirnya...

Internasional

India Konfirmasi Dua Kasus Virus Nipah, Klaim Situasi Terkendali

finnews.id – Pihak berwenang India telah memastikan “penanganan tepat waktu” virus Nipah...

Internasional

Armada Kapal Perang AS Tiba di Timur Tengah, Trump: Iran Ingin Membuat Kesepakatan

finnews.id – Armada Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) yang dipimpin oleh USS...

Internasional

Trump Klaim Iran Ingin Berunding Usai AS Kerahkan Kapal Induk ke Timur Tengah

finnews.id – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut Iran mulai menunjukkan sinyal...