Home Ekonomi Menkeu Purbaya Ultimatum Daerah! Perbaiki Keuangan atau Dukungan Fiskal Tidak Akan Naik
Ekonomi

Menkeu Purbaya Ultimatum Daerah! Perbaiki Keuangan atau Dukungan Fiskal Tidak Akan Naik

Bagikan
Menkeu Purbaya Ultimatum Daerah, Perbaiki Keuangan atau Dukungan Fiskal Tidak Akan Naik
Menkeu Purbaya Ultimatum Daerah, Perbaiki Keuangan atau Dukungan Fiskal Tidak Akan Naik
Bagikan

Finnews.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memberikan pesan tegas kepada seluruh pemerintah daerah. Isi pesannya daerah segera memperbaiki tata kelola keuangan sebelum mengajukan tambahan anggaran kepada pemerintah pusat.

Ia menilai rendahnya efektivitas belanja daerah sering kali menjadi penghambat dalam memperbesar alokasi Transfer ke Daerah (TKD).

“Perbaikilah cara membelanjakan uang. Anggarannya ada yang bocor, macam-macam. Kalau nanti bagus, triwulan kedua tahun depan pasti bisa lebih besar,” ujar Purbaya dalam Dialog Interaktif “DPRD Kuat, Daerah Berdaya”.

Purbaya menegaskan permintaan tambahan dana dari daerah hanya dapat dipertimbangkan apabila pemda menunjukkan bukti nyata perbaikan disiplin fiskal.

Ia menyatakan siap membawa usulan revisi anggaran kepada Presiden Prabowo Subianto, tetapi hanya jika tata kelola daerah telah diperbaiki.

Tanpa reformasi menyeluruh pada pengelolaan APBD, kata Purbaya, pemerintah pusat akan kesulitan memberikan ruang fiskal lebih besar.

DPRD Diminta Jadi Penjaga APBD

Menurut Menkeu, peran DPRD sangat krusial sebagai pengawas anggaran. Ia meminta para legislator daerah benar-benar memastikan bahwa setiap rupiah dialokasikan secara akuntabel dan tidak menguap di tengah jalan.

“DPRD harus menjadi pengawal utama agar belanja tidak bocor dan pembangunan berjalan efektif,” tegasnya.

Purbaya juga menyoroti pentingnya perbaikan iklim usaha. Menurutnya, peningkatan kualitas lingkungan bisnis daerah bukan hanya tugas bagian ekonomi. Tetapi juga strategi fiskal yang cerdas.

Ia menilai ekonomi daerah akan kembali bergerak lebih cepat apabila dunia usaha mendapat kepastian dan ruang bergerak yang lebih baik.

“Kalau iklim bisnisnya diperbaiki, orang akan mulai jalan lagi, bisnis bangkit. Mereka akan cepat implementasikan rencana-rencana usahanya,” ungkapnya.

Kompetisi Antar Daerah Diprediksi Meningkat

Menkeu mendorong terciptanya kompetisi sehat antarwilayah. Daerah yang memiliki infrastruktur kuat, birokrasi bersih, sumber daya manusia unggul, dan iklim investasi ramah akan lebih cepat menarik masuknya modal.

Bagikan
Artikel Terkait
PMI-BI Triwulan I 2026 melesat ke 52,03%! Industri kertas, alas kaki, dan makanan jadi motor utama. Simak proyeksi ekonomi manufaktur RI selanjutnya.
Ekonomi

Lampu Hijau Ekonomi! Sektor Manufaktur RI Ngamuk di Awal 2026, Siap-Siap Kebanjiran Pesanan?

finnews.id – Kabar gembira buat kamu yang sedang memantau ekonomi nasional! Sektor...

Bank Indonesia catat kinerja dunia usaha Triwulan I 2026 tetap tangguh! SBT tembus 10,11%, sektor pertanian & tambang siap melesat di triwulan depan.
Ekonomi

Jangan Sampai Ketinggalan! Dunia Usaha RI 2026 Masih On Track, Sektor-Sektor Ini Bakal Cuan Gede?

finnews.id – Ekonomi Indonesia kembali menunjukkan tajinya di awal tahun ini! Bank...

Ekonomi

Katalog Promo Superindo Hari Ini 17 April 2026: Diskon Bahan Segar, Pas untuk Stok Dapur

finnews.id – Jaringan swalayan Superindo kembali memanjakan para pelanggan setianya dengan menggelar...

Ekonomi

Okupansi Hotel Turun Hingga 30%, Pengusaha Desak Pemerintah Evaluasi Kebijakan Efisiensi Anggaran

finnews.id – Industri perhotelan nasional tengah menghadapi tekanan serius. Indonesian Hotel General Manager...