Home Tekno Trump Khawatir Akuisisi Netflix terhadap Warner Bros Bisa Jadi Masalah
Tekno

Trump Khawatir Akuisisi Netflix terhadap Warner Bros Bisa Jadi Masalah

Bagikan
Cara Langganan Netflix
Cara Langganan Netflix, Image: DALL·E 3
Bagikan

finnews.id – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyoroti kekhawatiran terkait rencana akuisisi Netflix senilai $72 miliar terhadap Warner Bros Discovery.

Trump menekankan bahwa kesepakatan ini berpotensi menimbulkan masalah antitrust karena gabungan kedua perusahaan akan menciptakan pengaruh yang sangat besar di pasar streaming global.

Dalam sebuah acara di Washington DC, Trump mengatakan bahwa Netflix memiliki “pangsa pasar yang sangat besar” yang “bisa menjadi masalah” jika kesepakatan ini disetujui.

Ia menegaskan bahwa ia akan terlibat secara pribadi dalam proses keputusan persetujuan kesepakatan ini, menunjukkan bahwa ukuran dan pengaruh Netflix tidak bisa diabaikan.

Pernyataan Trump ini menambah sorotan publik terhadap salah satu merger terbesar dalam sejarah industri hiburan modern.

Dampak Akuisisi terhadap Pasar Streaming

Kesepakatan yang diumumkan pada Jumat lalu ini akan membawa berbagai waralaba besar Warner Bros, termasuk Harry Potter, Game of Thrones, Looney Tunes, The Matrix, dan Lord of the Rings, ke platform Netflix.

Hal ini diperkirakan akan memperkuat posisi Netflix sebagai layanan streaming terbesar di dunia dan semakin memperluas jangkauannya di industri hiburan.

Namun, beberapa pakar industri menilai bahwa dominasi Netflix tidak akan terlihat terlalu mengkhawatirkan jika pengawas kompetisi menggunakan definisi pasar yang lebih luas, termasuk TV kabel, siaran televisi, dan platform digital seperti YouTube.

Blair Westlake, mantan eksekutif media dan ketua grup televisi Universal Studios, menegaskan bahwa sementara Netflix akan menguat di sektor streaming, posisi studio produksi Warner Bros tetap unik dan berbeda dari Netflix.

Reaksi Industri dan Pekerja Hiburan

Trump juga memuji co-CEO Netflix, Ted Sarandos, sebagai sosok yang hebat dan berhasil besar dalam industri film. Menurut Trump, Sarandos melakukan “salah satu pekerjaan terbesar dalam sejarah perfilman.” Pernyataan ini muncul setelah Sarandos mengunjungi Gedung Putih dan memuji kepemimpinan Trump dalam beberapa hal.

Di sisi lain, merger ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan pekerja dan asosiasi industri. Writers Guild of America, baik cabang Timur maupun Barat, memperingatkan bahwa akuisisi ini bisa mengurangi keberagaman konten, menekan upah pekerja hiburan, menghilangkan lapangan pekerjaan, serta membatasi kesempatan bagi kreator dan profesional industri film. Mereka menegaskan bahwa merger semacam ini adalah contoh yang ingin dicegah oleh hukum antitrust, karena bisa mengurangi persaingan di pasar hiburan.

Bagikan
Artikel Terkait
CUAN GILA! YouTube 2026 Izinkan 'KLONING' Diri Sendiri Pakai AI untuk Kejar Dolar
Tekno

CUAN GILA! YouTube 2026 Izinkan ‘KLONING’ Diri Sendiri Pakai AI untuk Kejar Dolar

Finnews.id – YouTube 2026 secara resmi mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang...

Tekno

Alasan Redmi Note 15 Pro+ Disebut Mid-Range Kuat dan Lengkap

finnews.id – Xiaomi Redmi Note 15 Pro+ 5G Satellite, 16GB+512GB, 6.83 inch...

Tekno

Peneliti China Ciptakan Robot Bedah Mata Otonom, Operasi Retina jadi Lebih Aman

finnews.id – Perkembangan teknologi medis kembali mencetak terobosan. Peneliti asal China berhasil...

Tekno

Infinix Note Edge Resmi Meluncur di Indonesia: HP Super Tipis dengan Baterai Monster, Harga Terjangkau

finnews.id – Pasar smartphone Indonesia kembali diramaikan oleh kejutan besar. Infinix resmi...