finnews.id – Setiap orang tentu mendambakan rezeki yang lancar, berkah, dan menenangkan hati. Namun, tidak sedikit yang lupa bahwa ada perilaku tertentu yang justru bisa menjadi penghalang datangnya rezeki yang telah Allah SWT siapkan.
Dalam ajaran Islam, rezeki memang telah ditakdirkan untuk setiap hamba-Nya. Akan tetapi, dosa dan kelalaian bisa menutup pintu keberkahan itu sendiri. Hal ini ditegaskan oleh Syaikh Al Zarnuji dalam kitab Ta’limul Muta’allim, bahwa dosa menjadi salah satu sebab utama terhentinya aliran rezeki.
Rasulullah SAW bersabda:
“Sesungguhnya seseorang benar-benar terhalang dari rezekinya karena dosa yang ia lakukan. Takdir tidak bisa ditolak kecuali dengan doa, dan tidak ada yang dapat menambah umur kecuali kebaikan.” (HR Ahmad)
Agar tidak terjebak dalam perbuatan yang merugikan diri sendiri, berikut lima perbuatan yang bisa menghalangi rezeki dan sebaiknya dihindari:
1. Melakukan Syirik
Syirik atau mempersekutukan Allah SWT adalah dosa terbesar. Selain menghapus pahala, perbuatan ini juga menjadi penghalang utama turunnya rezeki, baik berupa harta, kesehatan, keamanan, maupun ketenangan hidup.
Allah SWT berfirman dalam Surah Quraisy ayat 3–4:
فَلۡيَعۡبُدُوا۟ رَبَّ هَـٰذَا ٱلۡبَيۡتِ ۞
ٱلَّذِىٓ أَطۡعَمَهُم مِّن جُوعٍ۬ وَءَامَنَهُم مِّنۡ خَوۡفِۭ
Fa lya‘budū rabba hāżal-bait
Allażī aṭ‘amahum min jū‘iw wa āmanahum min khauf
Artinya:
Maka hendaklah mereka menyembah Tuhan (Pemilik) rumah ini (Ka’bah),
Yang telah memberi mereka makanan untuk menghilangkan lapar dan mengamankan mereka dari rasa ketakutan.
Menjaga kemurnian tauhid adalah kunci agar pintu rezeki tetap terbuka lebar.
2. Tidur di Waktu Subuh
Kebiasaan kembali tidur setelah salat Subuh hingga matahari terbit ternyata bisa menjadi penghalang datangnya rezeki. Padahal, waktu pagi adalah saat turunnya keberkahan.
Rasulullah SAW bersabda:
“Setelah salat Subuh, janganlah kamu tidur sehingga melalaikanmu dari mencari rezeki.” (HR Thabrani)
Gunakan waktu Subuh untuk berdzikir, membaca Al-Qur’an, menuntut ilmu, atau memulai aktivitas. Di situlah keberkahan pagi hari tercurah.
3. Lalai dari Ibadah
Bekerja keras memang penting, tetapi jangan sampai membuat kita melupakan kewajiban kepada Allah SWT. Dalam Surah Al-Munafiqun ayat 9, Allah mengingatkan agar harta dan anak-anak tidak melalaikan kita dari mengingat-Nya.
Melalaikan ibadah dapat menjauhkan hati dari Allah dan menghilangkan keberkahan dalam usaha dan kehidupan. Ingat, usaha tanpa doa dan ketaatan tidak akan membawa hasil maksimal.
4. Mudah Bersumpah saat Berdagang
Bagi para pedagang, kebiasaan mudah bersumpah atau membuat janji palsu demi menarik pembeli dapat mengundang murka Allah SWT dan menghilangkan berkah usaha.
Rasulullah SAW bersabda:
“Sumpah memang melariskan barang dagangan, tetapi menghapus keberkahan.” (HR Bukhari dan Muslim)
Kejujuran adalah fondasi bisnis yang kuat. Rezeki yang sedikit tetapi jujur jauh lebih baik daripada keuntungan besar yang penuh tipu daya.
5. Durhaka kepada Orang Tua
Berbakti kepada orang tua adalah pintu rezeki yang sangat besar. Sebaliknya, durhaka pada orang tua bisa memutus keberkahan hidup.
Rasulullah SAW bersabda:
“Jika seorang hamba tidak lagi mendoakan orang tuanya (durhaka), maka rezekinya akan terputus.” (HR Al Hakim dan Ad-Dailamy)
Mendoakan, menghormati, dan merawat orang tua adalah jalan meraih rahmat Allah SWT. Bahkan setelah mereka wafat, doa anak saleh tetap menjadi sumber keberkahan.