Catatan Dahlan Iskan

Parade Kalkun

Bagikan
Bagikan

Ahmed Nurjubaedi

Ini kisah teman kos saya. Sejak ortunya cerai, setiap hari ia cuma makan indomie, telur, dan sesekali ditambah nasi yang dimasak sendiri. Setiap hari. Pagi siang malam. Panas kenthang-kenthang atau hujan petir. Pas banyak tugas atau lagi nganggur…. Pokok nya, tidak ada hari tanpa miras instan…. Dan genap 5 bulan kemudian, mukanya jadi jerawatan. Bisul tumbuh sporadis di bokong atau bagian tubuh yang lain. Diberi salep di sebelah sini, sembuh, eh muncul di lokasi lain. Bisul jadi serupa pasukan gerilya. Dan tubuh kawan saya medan tempur nya. Dengan terpaksa, ia pergi ke dokter. Kami teman-teman 1 kos nyumbang biayanya. Dan sabda dokter sungguh sederhana: stop makan mie instan bareng telur setiap hari 3 bulan ke depan. Biar tubuh mendetok si mie dan telur dari tubuh. Kalau sudah lewat 3 bulan, boleh makan mie instan dan telur lagi. Sekali seminggu. Dan sejak itu, tidak ada hari tanpa nasi sambel bawang dan tempe goreng.

djokoLodang

-o– Cerita Sarung Ini kisah nyata. Sudah lama, sekitar awal 1990an. *) Seorang direktur BUMN di Bandung ketemu kenalannya –pengusaha swasta– yang baru datang dari Makassar. Diberi cindera-mata yang terbungkus rapi pakai kertas kado. Tanpa bertanya isinya apa, cindera-mata itu dibawanya pulang. Sampai di rumah, dengan hati berbunga-bunga diserahkannya kepada istrinya. “Ini, bune, untuk kamu,”. Setelah dibuka, ternyata isinya sehelai sarung halus, yang terlipat rapi seukuran segepok uang kertas. –0-

Wilwa

@Juve. Saya jadi teringat sejarah Yahudi sebelum bait suci di Yerusalem diratakan dengan tanah oleh Romawi beberapa dekade setelah munculnya Yahshua/Yesus. Ceritanya ada persaingan keras antara Yahudi sekte Saduki yang didukung elit penguasa Yahudi dan sekte Yahudi Farisi lawannya. Saduki lebih dipengaruhi budaya Yunani/Hellenistic sedangkan Farisi lebih banyak dipengaruhi budaya Persia/Iran yang musuh bebuyutan Yunani (Romawi). Kedua sekte itu silih berganti menjadi pemegang kunci bait suci tergantung penguasanya pro Yunani (Romawi) atau yang kontra. Jadi Anda lihat bahwa 2000 tahun yang lalu pun penguasa Kong kali Kong dengan pemuka agama. Anda bisa simak sendiri wikipedia English mengenai seklumit sejarah Kong kali Kong yang saya maksud ini: Sadducees, Pharisees, Hellenistic Judaism, Josephus Flavius.

Bagikan
Written by
Lina Setiawati

Bergabung dengan FIN CORP di 2024, Lina Setiawati membawa pengalaman jurnalistik lebih dari dua dekade sejak tahun 2000. Spesialisasinya mencakup analisis berita olahraga, dinamika politik, hukum, kriminal, serta peristiwa nasional terkini.

Artikel Terkait
Catatan Dahlan Iskan

Rafael Zainal  

Ia aktif di gerakan pembelaan apa saja yang jadi korban kapitalisme. Termasuk...

Catatan Dahlan Iskan

Amang Tabung

Proses menggugurkannya pun mudah. Janin itu disuntik. Akan mati sendiri. Mati dalam...

Ilustrasi kondisi seseorang vegetatif.--
Catatan Dahlan Iskan

Reflek Radjimin

Bahkan jantung bisa berdetak tanpa alat bantu. Tapi semua itu terjadi secara...

Catatan Dahlan Iskan

Sirrul Cholil

D’ Swan SBB Single Side Band. Awak ingat dulu sewktu STM praktek...