Home News HEBOH VIRAL! LISA AI UGM Sebut Jokowi Tidak Lulus dari Sana
News

HEBOH VIRAL! LISA AI UGM Sebut Jokowi Tidak Lulus dari Sana

Bagikan
LISA AI UGM Sebut Jokowi Tidak Lulus dari Sana
LISA AI UGM Sebut Jokowi Tidak Lulus dari Sana
Bagikan

Finnews.id – Sebuah video pendek yang viral di media sosial kembali memicu panasnya perdebatan tentang status kelulusan Presiden Joko Widodo di Universitas Gadjah Mada (UGM). Dalam potongan rekaman tersebut, chatbot resmi UGM bernama LISA terlihat memberikan jawaban yang mengejutkan—dan langsung memantik reaksi publik.

Dalam video itu terlihat seorang pengguna bertanya: Jokowi alumni UGM?

Jawaban AI adalah:

“Joko Widodo bukan alumni Universitas Gadjah Mada. Beliau menyelesaikan Pendidikan tinggi di Universitas Gadjah Mada pada Fakultas Kehutanan, tetapi tidak lulus dari sana. Sebagai seorang tokoh nasional, beliau memiliki latar belakang Pendidikan dan pengalaman beragam sebelum akhirnya terjun ke dunia politik dan menjabat sebagai Presiden Indonesia “

Jawaban inilah yang membuat warganet ramai mempertanyakan: Apakah video tersebut asli? Salah data atau sekadar glitch AI?

Apa Sebenarnya LISA?

LISA (Lean Intelligent Service Assistant) adalah chatbot cerdas berbasis AI yang dikembangkan untuk menjawab pertanyaan publik dan sivitas akademika UGM. Sistem ini merupakan bagian dari transformasi layanan satu pintu berbasis digital.

Fungsi Utama LISA Meliputi:

  • Memberikan respons cepat seputar layanan akademik & administrasi.
  • Menyederhanakan pencarian informasi melalui satu portal.
  • Belajar otomatis (machine learning) dari interaksi pengguna.

LISA dikembangkan melalui kerja sama UGM dengan PT Botika Teknologi Indonesia dan diposisikan sebagai sistem pendukung layanan publik, bukan sebagai mesin verifikasi data sensitif.

Sebelum video ini viral, UGM memang telah memperkenalkan layanan terintegrasi baru bertajuk UGM University Services, yang diresmikan oleh Rektor UGM, Prof. Ova Emilia, di Gedung GIK.

“Layanan ini dirancang untuk mengintegrasikan kebutuhan mahasiswa, alumni, orang tua, dan masyarakat umum dalam satu pintu,” kata Rektor.

Program ini mencakup layanan daring-luring, konsultasi, hingga penyediaan informasi yang lebih komprehensif.

Wakil Rektor Dr. Arie Sudjito menambahkan seluruh direktorat pelayanan UGM kini disatukan melalui fitur pencarian terpadu, termasuk LISA.

Peran AI UGM dalam Ekosistem Kampus Digital

UGM menegaskan LISA adalah bagian dari transformasi digital yang lebih luas, termasuk:

  • program magister kecerdasan artifisial,
  • kerja sama dengan Microsoft dan Google,
  • pengembangan kampus virtual interaktif,
  • integrasi ribuan direktori layanan.

Dengan kecanggihan ini, tidak heran jika publik langsung menyoroti respons LISA yang viral tersebut.

Bagikan
Artikel Terkait
Dino Patti Djalal sebut Dominasi Barat Berakhir, Indonesia Berpeluang Jadi Perancang Tatanan Dunia Baru
News

Dino Patti Djalal: Dominasi Barat Berakhir, Indonesia Berpeluang Jadi Perancang Tatanan Dunia Baru

Finnews.id – Pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI), Dino Patti Djalal,...

Skandal Keuangan PBNU Terkuak! Diduga Ada TPPU Rp100 Miliar, Siapa yang Terlibat?
News

SKANDAL KEUANGAN PBNU TERKUAK! Diduga Ada TPPU Rp100 Miliar, Siapa yang Terlibat?

Finnews.id – Katib Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Sarmidi Husna,...

News

Wali Kota Bekasi Jadikan Insiden Dirut Perumda Tirta Patriot sebagai Bahan Evaluasi

finnews.id – Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menjadikan insiden Direktur Utama (Dirut)...

Masa tunggu calon haji di seluruh Indonesia menjadi 27 tahun.
News

Kemenhaj Terapkan Formula Baru, Masa Tunggu Calon Haji Jadi 26,4 Tahun

finnews.id – Masa tunggu calon haji di Indonesia kini menjadi seragam, yakni...