Home News Pemerintah Godok Dirjen Pesantren, Kiai dan Nyai Siapkan Strategi
News

Pemerintah Godok Dirjen Pesantren, Kiai dan Nyai Siapkan Strategi

Bagikan
Pemerintah Godok Dirjen Pesantren, Kiai dan Nyai Siapkan Strategi
Pemerintah Godok Dirjen Pesantren, Kiai dan Nyai Siapkan Strategi
Bagikan

Karena itu, para kiai dan ustadz didorong untuk gencar membuat konten keislaman yang ramah dan beradab.

“AI belajar dari apa yang kita unggah. Jika ruang digital dipenuhi pandangan ekstrem, maka itulah yang dipelajari mesin. Karena itu, para kiai dan ustadz harus hadir dengan konten-konten keislaman yang ramah dan beradab.”

Sementara itu, Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Prof. Noorhaidi Hasan, yang hadir dalam acara tersebut, mengingatkan kembali peran historis pesantren yang sangat mendalam.

Pesantren disebutnya sebagai pelopor literasi keislaman dan pembentuk karakter bangsa jauh sebelum perguruan tinggi agama Islam negeri berdiri.

Kontribusi pesantren tidak hanya pada pendidikan, tetapi juga pada perjuangan fisik dan ideologi untuk mempertahankan kemerdekaan serta mengawal keutuhan NKRI.

Heroisme para kiai dalam mempertahankan kemerdekaan adalah warisan besar yang menjadi fondasi bagi Dirjen Pesantren untuk terus berkontribusi di era modern, termasuk dalam menghadapi disrupsi teknologi seperti AI.

Bagikan
Artikel Terkait
News

PDIP Bongkar Data APBN 2026: Rp223,5 Triliun Anggaran Pendidikan Lari ke Program MBG

finnews.id – Polemik mengenai asal-usul dana Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akhirnya...

News

Kuota Hangus Digugat ke MK, Telkomsel Buka Suara: Paket Pulsa Tidak Sama dengan Token Listrik

Fahmi menilai, kuota yang hangus biasanya terjadi karena pelanggan membeli paket melebihi...

News

TANPA BASA-BASI, KPK Sidik Tim Sukses Kasus Korupsi Bupati Sudewo

Ketiga kepala desa tersebut adalah Abdul Suyono selaku Kepala Desa Karangrowo, Kecamatan...

BPOM Awasi Takjil Ramadan 2026
News

Masyarakat Diimbau Selektif! BPOM Temukan Takjil Berbahaya Mengandung Pewarna Tekstil

BPOM juga mengajak warga untuk segera melaporkan jika menemukan kecurigaan terhadap produk...