Home Internasional Perkembangan Baru Negosiasi Damai Ukraina–Rusia
Internasional

Perkembangan Baru Negosiasi Damai Ukraina–Rusia

Bagikan
Negosiasi Damai Ukraina-Rusia
Negosiasi Damai Ukraina-Rusia, Image: Geralt / Pixabay
Bagikan

Koalisi Barat Berupaya Menjaga Tekanan Diplomatik

Saat AS menyeimbangkan posisi Ukraina dan Rusia, pemimpin koalisi Barat memperkuat dukungan. Emmanuel Macron dan Keir Starmer memimpin pertemuan virtual bersama Zelenskyy dan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio. Dalam forum tersebut, negara pendukung sepakat membentuk gugus tugas untuk memperjelas jaminan keamanan jangka panjang bagi Kyiv.

Selain dukungan politik, diskusi tentang rekonstruksi pascaperang juga bergerak cepat. Uni Eropa tengah berupaya menyelesaikan sikap hukum terkait pemanfaatan aset Rusia yang sejak 2022. Berdasarkan laporan internasional, rencana yang berkembang memecah dana tersebut menjadi dua bagian: pembangunan Ukraina dan investasi Amerika Serikat bersama Rusia, sesuai rancangan Trump.

Situasi Lapangan Masih Panas Meski Diplomasi Berjalan

Ironisnya, negosiasi damai Ukraina-Rusia berlangsung di tengah intensitas serangan di Kyiv. Serangan udara terbaru yang dari Rusia menewaskan sedikitnya tujuh warga sipil dan merusak infrastruktur energi. Zelenskyy menyebut tindakan ini sebagai langkah yang tidak menghormati proses perdamaian yang sedang berlangsung.

Jalan Panjang Menuju Kesepakatan

Walaupun banyak pihak melihat momentum positif, Trump menyatakan bahwa pembahasan tidak mudah. Ia menilai ada kemajuan, tetapi masih ada detail yang sangat sensitif. Gedung Putih menyampaikan bahwa pembahasan lanjutan tidak akan berlangsung segera karena penjadwalan dan libur Thanksgiving di AS.

Pada akhirnya, negosiasi damai Ukraina-Rusia kini berada pada tahap yang lebih konstruktif dari fase sebelumnya. Namun, hasil final baru akan terlihat setelah Ukraina, Rusia, dan Amerika Serikat sepakat pada isi dokumen final.

Kesimpulan

Dengan dukungan Ukraina terhadap inti proposal revisi, tekanan Barat yang meningkat, dan negosiasi lanjutan antara AS dan Rusia, peluang menuju penyelesaian terbuka lebih lebar. Walaupun prosesnya belum selesai, perubahan nada diplomasi menunjukkan bahwa perang ini mungkin bergerak menuju babak baru.

Referensi:
Al Jazeera (2025). Ukraine says it supports “essence” of revised US peace plan as Trump claims progress.

Bagikan
Artikel Terkait
Presiden AS Donald Trump.
Internasional

Trump Siapkan Kekuatan Militer AS untuk Invasi Greenland

Mantan Perdana Menteri Greenland, Mute Egede, menanggapi klaim tersebut dengan tegas. Ia...

Internasional

U.S. Warns Its Citizens in Venezuela to Be Wary of Paramilitary Groups

State department officials made a visit to Caracas on Friday as part...

Penolakan Greenland terhadap Klaim Amerika Serikat
Internasional

Tegas! Pemimpin Greenland Tolak Tawaran Donald Trump untuk Ambil Alih Wilayah

Nilai Strategis Greenland Greenland memegang posisi geografis yang sangat strategis di kutub...

Internasional

Unjuk Rasa Iran Meluas, Rumah Sakit Kewalahan

Hambatan Informasi dan Pemadaman Internet Peliputan situasi di Iran menghadapi kendala besar...