finnews.id – Haiti Lolos Piala Dunia 2026 menjadi cerita unik yang menarik perhatian dunia sepak bola. Keberhasilan ini bukan sekadar kemenangan di lapangan. Pelatih mereka bahkan belum pernah menginjak Haiti. Tim nasional Haiti memastikan tempat di Piala Dunia setelah menang 2-0 atas Nicaragua. Ini kali pertama mereka kembali ke turnamen sejak 1974.
Pelatih Prancis Memimpin Tim dari Jarak Jauh
Pelatih Haiti, Sebastien Migne, pria Prancis berusia 52 tahun, menghadapi tantangan besar. Konflik dan ketidakstabilan di Haiti membuatnya tidak bisa menyeberang sejak ditunjuk 18 bulan lalu. Migne memimpin tim dari jarak 500 mil. Ia mengandalkan laporan dan informasi dari federasi sepak bola Haiti lewat telepon.
“Ini tidak mudah, tetapi informasi yang mereka berikan cukup untuk mempersiapkan tim,” ujarnya kepada France Football.
Haiti harus memainkan pertandingan kandang mereka di Curacao, pulau dekat Venezuela. Geng bersenjata menguasai hampir seluruh ibu kota Port-au-Prince.
Lebih dari 1,3 juta orang terpaksa meninggalkan rumah mereka. Kondisi ini juga memperparah kelaparan di negara itu. Meski begitu, Haiti berhasil menaklukkan Nicaragua dengan permainan solid.
Tim Nasional dengan Pemain Luar Negeri dan Keturunan Haiti
Kekuatan Haiti terletak pada susunan pemain mereka. Banyak yang bermain di luar negeri, termasuk Jean-Ricner Bellegarde dari Wolves. Mereka juga berencana mengajak Wilson Isidor, striker Sunderland kelahiran Prancis dari orang tua Haiti.
Lebih dari setengah pemain lahir di Haiti. Sisanya merupakan anak dari orang tua Haiti. Strategi ini menjaga identitas nasional sekaligus memanfaatkan pengalaman pemain internasional. Pendekatan ini terbukti efektif di pertandingan melawan Nicaragua.
Sejarah Haiti di Piala Dunia
Haiti sebelumnya hanya tampil sekali di Piala Dunia, pada 1974. Mereka kalah dari Italia, Polandia, dan Argentina, lalu tersingkir di babak pertama. Kini, setelah lebih dari lima dekade, Haiti kembali menulis sejarah. Mereka lolos ke Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Keberhasilan ini membuktikan bahwa tekad dan strategi bisa mengatasi hambatan politik dan keamanan. Haiti tidak hanya lolos, tetapi juga menunjukkan kekuatan mental pemainnya.