Home Ekonomi PERMAINAN KOTOR IMPORTIR: Nilai Barang Rp50 Juta, Ditulis Rp100 Ribu
Ekonomi

PERMAINAN KOTOR IMPORTIR: Nilai Barang Rp50 Juta, Ditulis Rp100 Ribu

Bagikan
PERMAINAN KOTOR IMPORTIR: Nilai Barang Rp50 Juta, Ditulis Cuma Rp100 Ribu
PERMAINAN KOTOR IMPORTIR: Nilai Barang Rp50 Juta, Ditulis Cuma Rp100 Ribu
Bagikan

“Perusahaan besar jangan ulangi hal ini. Saya bisa larang seluruh kegiatan impornya. Anda pasti pernah dengar namanya di ‘dunia persilatan’,” ujarnya tegas.

Langkah ini menunjukkan pemerintah tidak lagi hanya menyasar pelaku kecil. Namun siap menindak pemain besar yang merugikan negara.

Purbaya menegaskan sidak seperti yang dilakukan di Tanjung Perak tidak akan menjadi satu-satunya. Pemeriksaan berkala akan digencarkan untuk memastikan deklarasi dokumen sesuai kenyataan.

  • memperketat verifikasi harga,
  • mengecek ulang kontainer berisiko tinggi,
  • memastikan pajak dibayar sesuai nilai sebenarnya.

Semua langkah itu dirancang untuk menutup ruang manipulasi yang selama ini terus merugikan negara.

Praktik under invoicing bukan sekadar pelanggaran administratif. Namun, merusak tatanan ekonomi, menghambat industri nasional dan merampas hak negara atas penerimaan pajak.

Bagikan
Artikel Terkait
Harga Emas Antam Hari Ini Naik, Simak Daftar Lengkapnya
Ekonomi

Jelang Imlek, Harga Emas Antam Melemah Rp14.000 per Gram

finnews.id – Harga emas batangan Antam mengalami penurunan menjelang perayaan Tahun Baru...

Ekonomi

Kemenkop Apresiasi Festival Kopdes Merah Putih 2026 di Purworejo, Dorong 80 Ribu Koperasi Desa Beroperasi

Dengan sinergi pemerintah pusat dan daerah, Kopdes Merah Putih diharapkan menjadi motor...

Kunjungan Gibran Bencana Sumatera
Ekonomi

Jelang Ramadan, Wapres Pantau Harga dan Dorong Transaksi Non Tunai di Pasar Badung Bali

finnews.id – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan ke Pasar Badung,...

BTN
Ekonomi

Kalahkan Himbara Lain, BTN Pimpin Penyaluran KPR Sejahtera FLPP di Awal 2026

finnews.id – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) merilis realisasi penyaluran...