Robert Ruark, Presiden dan CEO organisasi tersebut, mengungkapkan donasi ini datang pada momen kritis untuk membantu keluarga militer yang menghadapi kesulitan finansial.
Donasi kedua senilai $50.000 diarahkan kepada Asosiasi Degenerasi Frontotemporal sebagai bentuk penghormatan kepada mendiang suaminya, Steve, yang meninggal karena penyakit tersebut.
Susan Dickinson, CEO organisasi itu, menyebut donasi Edwards sebagai hal yang “sangat jarang” dan “sangat berdampak” untuk pendanaan penelitian dan program dukungan pasien.
Donasi ketiga sebesar $40.000 diberikan kepada Shalom Farms, organisasi yang menyediakan hasil bumi segar bagi sekitar 10.000 warga Richmond.
Anna Ibrahim, Direktur Eksekutif Shalom Farms, menjelaskan dana tersebut sangat dibutuhkan untuk membeli lebih banyak persediaan makanan di tengah melonjaknya permintaan akibat penutupan pemerintah.
Kisahnya Viral hingga Mancanegara
Setelah Virginia Lottery mengumumkan kemenangannya, kisah inspiratif Edwards dengan cepat menyebar ke berbagai media.
Meskipun ketiga anaknya awalnya terkejut, mereka sepenuhnya mendukung keputusan ibunya. Edwards sendiri mengungkapkan ia sama sekali tidak menyesal.
“Saya merasa telah diberi wadah untuk memberikan contoh yang baik bagi anak-anak saya, bagi warisan suami saya, bagi warisan ayah saya, melalui tindakan. Itulah yang paling berkesan,” pungkas Edwards.