Home Internasional Venezuela Kerahkan 200 Ribu Personel Militer, Siap Hadapi Serangan AS!
Internasional

Venezuela Kerahkan 200 Ribu Personel Militer, Siap Hadapi Serangan AS!

Bagikan
Venezuela menyiapkan 200 ribu personel militer sebagai antisipasi serangan AS.
Venezuela menyiapkan 200 ribu personel militer sebagai antisipasi serangan AS.
Bagikan

finnews.id – Pemerintah Venezuela mengumumkan pengerahan militer besar-besaran di seluruh negeri. Langkah ini dilakukan sebagai tanggapan terhadap kehadiran Angkatan Laut dan udara Amerika Serikat (AS) di lepas pantai Venezuela.

Menteri Pertahanan Vladimir Padrino Lopez mengatakan, hampir 200.000 personel militer telah dimobilisasi secara nasional dalam latihan yang disebutnya sebagai langkah balasan terhadap “ancaman” dari AS.

“Hampir 200.000 tentara telah dikerahkan di seluruh negeri untuk latihan ini,” kata Padrino Lopez kepada televisi pemerintah, dikutip Rabu, 12 November 2025.

Tentara, milisi, polisi, dan tokoh masyarakat yang berafiliasi dengan pemerintahan Presiden Nicolás Maduro disebut-sebut terlibat dalam latihan yang dimulai di seluruh negeri pada hari Selasa.

“Kami akan terus bertekad untuk mempersiapkan diri mempertahankan tanah air kami di segala bidang, apa pun ancamannya, intensitasnya, dan proporsinya,” lanjut Lopez.

Pengumuman ini muncul di saat kedatangan kapal induk AS di wilayah tersebut memicu spekulasi kemungkinan aksi militer yang bertujuan untuk menggulingkan pemerintahan Maduro, yang merupakan rival lama AS.

Ketegangan antara kedua negara telah meningkat sejak kembalinya Presiden AS Donald Trump untuk masa jabatan kedua pada bulan Januari.

Kapal Induk AS Tiba di Laut Karibia

Pada hari Selasa, Pentagon mengonfirmasi bahwa Kelompok Serang Kapal Induk Gerald R. Ford — yang mencakup kapal induk terbesar di dunia — telah tiba di Laut Karibia, membawa setidaknya 4.000 pelaut serta “pesawat taktis”.

Dalam beberapa minggu terakhir, pemerintah AS juga telah menambah pasukan ke wilayah-wilayah dekat Karibia, termasuk Puerto Riko, El Salvador, Panama, dan Trinidad dan Tobago, untuk latihan dan operasi lainnya.

Pemerintahan Trump telah membingkai pengerahan pasukan tersebut sebagai hal yang diperlukan “untuk menghentikan perdagangan narkoba ilegal dan melindungi tanah air”.

Para pejabat Trump juga menuduh Maduro mendalangi kegiatan Tren de Aragua, sebuah geng Venezuela dengan kehadiran yang relatif kecil di AS.

Bagikan
Artikel Terkait
Internasional

Negara-negara Eropa Mulai Batasi Akses Media Sosial bagi Anak

finnews.id – Sejumlah negara di Eropa mulai memperketat aturan penggunaan media sosial...

Cara Langganan Netflix
Internasional

Jaksa Agung Texas Gugat Netflix atas Dugaan Memata-matai Pengguna

finnews.id – Pemerintah negara bagian Texas menggugat perusahaan streaming Netflix atas dugaan...

Internasional

Inflasi AS Kembali Naik, Warga Mulai Tertekan Harga BBM

finnews.id – Kenaikan harga bahan bakar kembali menjadi perhatian utama di Amerika...

Internasional

WHO Pastikan Belum Ada Indikasi Wabah Hantavirus Meluas dari MV Hondius

finnews.id – Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO memastikan hingga kini belum ada...