finnews.id – Isu mengenai tanggapan Ferrari soal Hamilton memanas setelah Lewis Hamilton menyebut musim pertamanya bersama Ferrari sebagai “mimpi buruk”. Hamilton datang dengan reputasi besar, namun kenyataan performa mobil dan dinamika internal tim membuat musim ini penuh tekanan. Mengutip The Guardian, setelah balapan di São Paulo, Hamilton mengatakan, “Ini mimpi buruk dan saya sudah mengalaminya cukup lama.”
Ekspektasi Besar Yang Berubah Menjadi Kekecewaan
Sejak kepindahannya diumumkan, Hamilton diprediksi menjadi simbol kebangkitan Ferrari. Namun hasil di lintasan justru jauh dari harapan. Mobil Ferrari tidak stabil, strategi tidak tajam, dan proses adaptasi berlangsung berat.
Pada GP Sao Paulo, Hamilton harus menghentikan balapan karena bagian lantai mobilnya rusak saat berusaha menyalip Franco Colapinto. Ia juga menerima penalti waktu lima detik. Saat performanya turun, rekan setimnya, Charles Leclerc, masih bisa mengumpulkan poin dan unggul dalam klasemen.
Ferrari Menegur: Fokus Balapan, Kurangi Komentar
Ucapan Hamilton memancing reaksi cepat dari Presiden Ferrari, John Elkann. Wawancara Elkann dikutip The Guardian:
“Mereka (pembalap) harusnya fokus saja pada balapan dan lebih sedikit bicara.”
Elkann bahkan menegaskan, “Masih ada beberapa balapan tersisa, dan tidak mustahil kami bisa finis di posisi kedua.”
Ia juga memberikan evaluasi internal, “Para mekanik sudah menjalankan tugas mereka, begitu juga para insinyur. Mobil kami jelas mengalami peningkatan. Sisanya tidak sesuai harapan.”
Pernyataan ini memperlihatkan bahwa tanggapan Ferrari soal Hamilton bukan hanya klarifikasi, tetapi teguran jelas agar Hamilton mengurangi komentar publik.
Hamilton Tidak Diam, Ia Minta Perubahan Internal Ferrari
Meski ditegur, Hamilton bergerak dari dalam. Ia melakukan pertemuan dengan para pejabat penting Ferrari, termasuk Elkann dan CEO Benedetto Vigna. Mengutip laporan The Guardian, Hamilton bahkan menyusun dua dokumen berisi usulan perubahan organisasi dan proses pengambilan keputusan yang menurutnya lamban.
Di sini terlihat bahwa Hamilton tidak hanya mengkritik, tetapi menawarkan solusi. Namun dinamika ini tetap membuat tanggapan Ferrari soal Hamilton menjadi isu yang terus dibicarakan media.