finnews.id – Eks pembalap F1, Mark Webber, kini berperan penting sebagai manajer F1 bagi Oscar Piastri.
Ia mengungkapkan strategi untuk membantu Piastri menemukan kembali kepercayaan diri setelah performanya menurun di Sao Paulo.
Piastri tertinggal lebih jauh dari rekan setimnya, Lando Norris, dalam perebutan gelar juara dunia F1. Saat ini, Piastri berada 24 poin di belakang Norris dengan tiga balapan tersisa.
Webber menekankan bahwa motivasi Piastri tidak hilang, namun karakter dan kemampuan untuk bangkit dari tekanan menjadi kunci.
Menurut Webber, pengalaman ini penting untuk Piastri karena ini merupakan tahun ketiganya di F1.
Ia menyebutkan, “Ini tentang karakter, berjuang dengan motivasi mendalam yang diperlukan untuk kembali ke performa terbaik. Ini adalah tahun ketiga F1-nya, jadi dia harus menemukan karakternya untuk bangkit.”
Selama tiga balapan terakhir, Piastri mencatatkan tiga finis kelima berturut-turut.
Meskipun kecepatan mobilnya membaik dari Austin dan Mexico City, penalti waktu 10 detik akibat kontak dengan Kimi Antonelli membuatnya kehilangan kemungkinan finis kedua di Interlagos.
Webber menilai perjalanan Piastri dalam perebutan gelar juara dunia F1 sebagai sesuatu yang luar biasa, mengingat usianya yang masih muda dan pengalaman yang terbatas.
Ia menambahkan, “Ini adalah perjalanan yang luar biasa di awal kariernya, bertarung untuk gelar dunia. Tahun ketiga seperti ini sangat jarang terjadi bagi pembalap muda.”
Webber memahami tekanan yang pembalap muda hadapi. Ia menjelaskan bahwa dukungan yang tepat berupa motivasi, penguatan mental, dan strategi bisa membuat Piastri tetap fokus dan bekerja keras di sisa musim.
Webber memastikan dirinya memberikan bimbingan penuh untuk membantu Piastri tetap berada di jalur perebutan gelar, tanpa memberikan tekanan berlebihan.
Dengan pengalaman dan pendekatan yang tepat dari Mark Webber, kepercayaan diri Oscar Piastri hopefully kembali pulih, membuka peluang bagi pembalap muda ini untuk bersaing lebih kuat dalam perebutan gelar juara dunia F1.