Finnews.id – Masa kepemimpinan pelatih Ivan Jurić di Atalanta harus berakhir lebih cepat. Klub asal Bergamo itu secara resmi mengumumkan pemecatan Jurić pada Senin 10 November 2025 waktu setempat, menyusul rentetan hasil buruk yang membuat tim terperosok ke papan tengah klasemen sementara Serie A.
Pengganti Gian Piero Gasperini ini hanya bertahan kurang dari sepertiga musim Serie A. Keputusan pemecatan diambil hanya dua hari setelah kekalahan memalukan 0-3 di kandang sendiri saat menjamu tim promosi Sassuolo.
Krisis La Dea di Bawah Jurić
Rentetan hasil tanpa kemenangan Atalanta telah mencapai tujuh pertandingan beruntun di liga, dengan rincian lima hasil imbang dan dua kekalahan. Situasi ini membuat La Dea saat ini duduk di posisi ke-13 klasemen Serie A, tertinggal 11 poin dari duo pemimpin klasemen, Inter Milan dan Roma.
Data & Fakta: Di era Jurić
Atalanta tercatat hanya mampu meraih dua kemenangan dari total 12 pertandingan Serie A yang telah dimainkan musim ini. Performa ini sangat kontras dengan warisan yang ditinggalkan oleh pelatih sebelumnya.
Jurić dibebani tugas berat menggantikan Gian Piero Gasperini, pelatih legendaris yang membawa Atalanta ke era keemasan selama sembilan musim terakhir, termasuk tiga kali lolos beruntun ke Liga Champions. Ironisnya, Roma, salah satu tim yang kini unggul dari Atalanta, dilatih oleh Gasperini.
Meskipun buruk di liga, performa Atalanta di kancangan Liga Champions masih menunjukkan harapan, dengan catatan dua kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan.
Palladino Calon Kuat Pengganti
Menurut berbagai laporan media Italia, Raffaele Palladino santer disebut sebagai kandidat terkuat untuk menempati kursi pelatih baru Atalanta. Mantan pelatih Monza dan Fiorentina ini diharapkan segera diresmikan sebelum Atalanta menghadapi laga berat melawan juara bertahan Napoli setelah jeda internasional.
Ini merupakan perubahan pelatih keempat di Serie A musim ini, menyusul langkah serupa yang telah diambil oleh Juventus, Genoa, dan Fiorentina.