Ia secara rutin memantau progres belanja agar lebih tepat sasaran dan berdampak langsung pada masyarakat.

“Yang penting sekarang adalah membalik momentum perekonomian. Semua harus bergerak bersama,” ujarnya.

Menatap tahun depan, Purbaya optimistis ekonomi nasional akan tumbuh lebih cepat. Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi mencapai 6% pada semester II-2026.

Target ini diproyeksikan tercapai melalui peningkatan ekspor. Konsumsi rumah tangga yang kuat, serta peningkatan investasi asing yang masuk setelah rupiah kembali stabil.

“Kita akan dorong industri dalam negeri agar lebih produktif dan kompetitif. Saat ekonomi membaik, kepercayaan investor akan meningkat dan rupiah otomatis menguat,” pungkas Purbaya.