Home Ekonomi Emas ANTAM Pecah Rekor Lagi: Harga Batangan Tembus Rp2,3 Juta per Gram, Inves Setahun Untung 38%
Ekonomi

Emas ANTAM Pecah Rekor Lagi: Harga Batangan Tembus Rp2,3 Juta per Gram, Inves Setahun Untung 38%

Bagikan
harga emas ANTAM
Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) kembali mencetak rekor, naik menjadi Rp2.305.000 per gram pada 31 Oktober 2025. Investor yang membeli setahun lalu bisa mencatat keuntungan hingga 38 %. Foto:Pixabay
Bagikan

Finnews.id – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) kembali mencetak rekor, naik menjadi Rp2.305.000 per gram pada 31 Oktober 2025. Investor yang membeli setahun lalu bisa mencatat keuntungan hingga 38 %.

Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) kembali menembus level tertinggi sepanjang sejarah pada Jumat, 31 Oktober 2025. Berdasarkan data dari laman resmi Logam Mulia, emas ukuran 1 gram tercatat seharga Rp2.305.000.

Kenaikan ini sekaligus membuat investor yang membeli emas ANTAM satu tahun sebelumnya mencatat potensi keuntungan hingga 38,48 %. Pergerakan harga dan buy‑back saat ini mengindikasikan tren jangka panjang yang positif.

Lonjakan harga emas ini dipengaruhi oleh beberapa faktor:

Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, yang membuat emas semakin menarik sebagai lindung nilai.

Ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global yang meningkatkan permintaan terhadap aset safe‑haven seperti emas.

Investor ritel yang makin ramai memasuki pasar emas fisik, terutama melalui produk seperti emas ANTAM batangan 24 karat.

Sebaran Harga dan Rincian

Menurut data yang dirilis, untuk ukuran lain emas ANTAM pada 31 Oktober 2025 memiliki harga sebagai berikut: ukuran 0,5 gram mencapai Rp1.202.500, ukuran 10 gram dijual seharga Rp22.545.000.

Selain harga jual (buy), harga buyback atau pembelian kembali juga naik menjadi Rp2.170.000 per gram. Selisih antara harga jual dan buyback hari itu tercatat Rp135.000 per gram.

Apakah Ini Rekor?

Harga emas ANTAM telah mencapai rekor tertinggi sepanjang masa saat ini, dengan kenaikan signifikan dibandingkan awal tahun. Misalnya, laporan dari Indopremier menyebut bahwa pada 9 Oktober 2025, harga sudah mencapai Rp2.303.000 per gram, memecahkan rekor sebelumnya.

Bagi investor atau calon pembeli, kondisi ini bisa dilihat dari dua sisi:
Bila sudah memegang emas sejak tahun lalu, saat ini menjadi momen realistis untuk mempertimbangkan pengambilan sebagian cuan.

Untuk pembeli baru, perlu mempertimbangkan tujuan investasi dan horizon waktu, karena selisih harga jual‑buyback masih perlu ‘menutup’.

Bagikan
Written by
Lina Setiawati

Bergabung dengan FIN CORP di 2024, Lina Setiawati membawa pengalaman jurnalistik lebih dari dua dekade sejak tahun 2000. Spesialisasinya mencakup analisis berita olahraga, dinamika politik, hukum, kriminal, serta peristiwa nasional terkini.

Artikel Terkait
PMI-BI Triwulan I 2026 melesat ke 52,03%! Industri kertas, alas kaki, dan makanan jadi motor utama. Simak proyeksi ekonomi manufaktur RI selanjutnya.
Ekonomi

Lampu Hijau Ekonomi! Sektor Manufaktur RI Ngamuk di Awal 2026, Siap-Siap Kebanjiran Pesanan?

finnews.id – Kabar gembira buat kamu yang sedang memantau ekonomi nasional! Sektor...

Bank Indonesia catat kinerja dunia usaha Triwulan I 2026 tetap tangguh! SBT tembus 10,11%, sektor pertanian & tambang siap melesat di triwulan depan.
Ekonomi

Jangan Sampai Ketinggalan! Dunia Usaha RI 2026 Masih On Track, Sektor-Sektor Ini Bakal Cuan Gede?

finnews.id – Ekonomi Indonesia kembali menunjukkan tajinya di awal tahun ini! Bank...

Ekonomi

Katalog Promo Superindo Hari Ini 17 April 2026: Diskon Bahan Segar, Pas untuk Stok Dapur

finnews.id – Jaringan swalayan Superindo kembali memanjakan para pelanggan setianya dengan menggelar...

Ekonomi

Okupansi Hotel Turun Hingga 30%, Pengusaha Desak Pemerintah Evaluasi Kebijakan Efisiensi Anggaran

finnews.id – Industri perhotelan nasional tengah menghadapi tekanan serius. Indonesian Hotel General Manager...