Selain itu, Bahama dan Kepulauan Turks and Caicos juga telah bersiap menghadapi kemungkinan terpaan badai pada Rabu malam. NHC memperkirakan Melissa akan membawa curah hujan hingga 50 sentimeter di beberapa wilayah, disertai gelombang laut tinggi dan angin berkecepatan ekstrem.

“Jamaika akan melewati ujian berat, namun kami yakin bisa bangkit bersama,” ujar Evan Thompson dari Layanan Meteorologi Jamaika.

Dengan lintasan yang masih aktif, Badai Melissa kini menjadi perhatian utama kawasan Karibia dan Amerika Tengah. Para ahli menyebutnya sebagai salah satu badai tropis paling berbahaya yang pernah tercatat dalam sejarah modern Jamaika.

Pergerakan Badai Melissa ramai dibagikan di media sosial, salah satunya diunggah Met4Cast – UK Weather di akun X. Klik videonya di SINI