Home Ekonomi Jasa Marga Bentuk Satgas PKPJT 2025–2026, Fokus Perkuat Layanan dan Pengalaman Berkendara di Jalan Tol
Ekonomi

Jasa Marga Bentuk Satgas PKPJT 2025–2026, Fokus Perkuat Layanan dan Pengalaman Berkendara di Jalan Tol

Bagikan
Jasa Marga Bentuk Satgas PKPJT 2025–2026, Fokus Perkuat Layanan dan Pengalaman Berkendara di Jalan Tol
Jasa Marga bentuk Satgas PKPJT 2025–2026 untuk tingkatkan pelayanan jalan tol, dukung konektivitas nasional dan efisiensi ekonomi.
Bagikan

finnews.id – PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus menunjukkan keseriusannya dalam meningkatkan kualitas layanan bagi pengguna jalan tol di Indonesia. Kali ini, Jasa Marga resmi membentuk Satuan Tugas Peningkatan Kualitas Pelayanan Jalan Tol (Satgas PKPJT) untuk periode 2025–2026. Pembentukan satgas ini diumumkan pada Kamis (16/10) di Kantor Pusat Jasa Marga, Jakarta, sebagai langkah nyata dalam memperkuat operasional dan menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih baik.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menjelaskan bahwa Satgas PKPJT menjadi bagian penting dari strategi transformasi layanan yang sejalan dengan inisiatif Danantara. “Satgas PKPJT hadir untuk memastikan pelayanan prima yang konsisten, mulai dari transaksi di gerbang tol hingga interaksi antara pelanggan dan petugas. Ini adalah bentuk komitmen berkelanjutan kami untuk menjaga kepercayaan publik terhadap Jasa Marga sebagai operator jalan tol terbesar di Indonesia,” ujar Rivan.

Transformasi Layanan Jadi Prioritas Utama

Rivan menegaskan, penguatan sinergi antarunit bisnis menjadi kunci utama agar setiap program memiliki dampak nyata. Ia ingin agar indikator kinerja pelayanan terintegrasi langsung ke dalam perencanaan operasional harian. Dengan begitu, proses perbaikan bisa berjalan lebih cepat, terukur, dan berkesinambungan.

Langkah ini bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga peningkatan service mindset di seluruh lini operasional Jasa Marga. “Kami tidak hanya memperbaiki sistem, tapi juga menanamkan budaya pelayanan yang empatik dan responsif terhadap kebutuhan pengguna jalan tol,” tambahnya.

Satgas PKPJT Fokus di Lima Sektor Layanan

Truly Nawangsasi, Ketua Satgas PKPJT, menjelaskan bahwa timnya akan fokus pada lima sektor utama pelayanan, yaitu: gerbang tol, kondisi jalan tol, Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP), pengalaman pelanggan, serta layanan petugas jalan tol. Pendekatan ini menggabungkan tiga aspek penting — perbaikan fisik, efisiensi proses, dan penguatan emosional pelayanan — untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang aman, nyaman, dan menyenangkan.

“Kami menerapkan kombinasi solusi cepat dan strategis. Kuncinya adalah monitoring dan evaluasi berbasis digital. Lewat aplikasi pemantauan progres, kami bisa melihat capaian, hambatan, serta prioritas perbaikan secara real-time,” kata Truly.

Penerapan sistem digital ini memungkinkan setiap perbaikan di lapangan terukur dan terdokumentasi dengan baik. Selain itu, komunikasi lintas divisi akan lebih efisien sehingga keputusan strategis bisa diambil lebih cepat.

Dukungan Penuh dari Direksi dan Karyawan

Acara peluncuran Satgas PKPJT dihadiri oleh seluruh jajaran Direksi Jasa Marga, di antaranya Direktur Bisnis Reza Febriano, Direktur Pengembangan Usaha M. Agus Setiawan, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Pramitha Wulanjani, Direktur Operasi dan Layanan Fitri Wiyanti, serta Direktur Human Capital & Transformasi Yoga Tri Anggoro. Kehadiran mereka menandakan dukungan penuh terhadap langkah strategis perusahaan dalam memperkuat kualitas layanan.

Selain memperkuat koordinasi internal, Jasa Marga juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk ikut berkontribusi dalam menciptakan layanan jalan tol yang berkelas dunia. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat pencapaian target dan memastikan seluruh pengguna jalan mendapatkan pelayanan terbaik.

Dukung Visi Nasional dan Efisiensi Ekonomi

Pembentukan Satgas PKPJT juga sejalan dengan program Asta Cita Presiden Prabowo, yang menekankan pentingnya penguatan konektivitas nasional dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) unggul. Melalui satgas ini, Jasa Marga ingin memastikan layanan jalan tol tidak hanya andal secara operasional, tapi juga memberi dampak ekonomi yang luas.

Satgas menargetkan peningkatan kinerja layanan di berbagai aspek seperti kondisi jalan, kecepatan tempuh, aksesibilitas, keselamatan, hingga respons bantuan pelayanan. Bila target ini tercapai, biaya logistik nasional bisa lebih efisien, produktivitas daerah meningkat, dan kepuasan pengguna jalan tol semakin tinggi.

Dengan strategi terukur dan dukungan penuh dari seluruh tim, Jasa Marga optimistis Satgas PKPJT akan membawa transformasi besar bagi industri jalan tol nasional. Langkah ini sekaligus menegaskan posisi Jasa Marga sebagai perusahaan yang terus berinovasi demi kenyamanan masyarakat Indonesia. (*)

Bagikan
Artikel Terkait
PMI-BI Triwulan I 2026 melesat ke 52,03%! Industri kertas, alas kaki, dan makanan jadi motor utama. Simak proyeksi ekonomi manufaktur RI selanjutnya.
Ekonomi

Lampu Hijau Ekonomi! Sektor Manufaktur RI Ngamuk di Awal 2026, Siap-Siap Kebanjiran Pesanan?

finnews.id – Kabar gembira buat kamu yang sedang memantau ekonomi nasional! Sektor...

Bank Indonesia catat kinerja dunia usaha Triwulan I 2026 tetap tangguh! SBT tembus 10,11%, sektor pertanian & tambang siap melesat di triwulan depan.
Ekonomi

Jangan Sampai Ketinggalan! Dunia Usaha RI 2026 Masih On Track, Sektor-Sektor Ini Bakal Cuan Gede?

finnews.id – Ekonomi Indonesia kembali menunjukkan tajinya di awal tahun ini! Bank...

Ekonomi

Katalog Promo Superindo Hari Ini 17 April 2026: Diskon Bahan Segar, Pas untuk Stok Dapur

finnews.id – Jaringan swalayan Superindo kembali memanjakan para pelanggan setianya dengan menggelar...

Ekonomi

Okupansi Hotel Turun Hingga 30%, Pengusaha Desak Pemerintah Evaluasi Kebijakan Efisiensi Anggaran

finnews.id – Industri perhotelan nasional tengah menghadapi tekanan serius. Indonesian Hotel General Manager...