Home Lifestyle Alasan Kenapa Malam Jumat Dianggap Angker oleh Banyak Masyarakat
Lifestyle

Alasan Kenapa Malam Jumat Dianggap Angker oleh Banyak Masyarakat

Bagikan
Malam Jumat Dianggap Angker
Malam Jumat Dianggap Angker. Foto: Freepik
Bagikan

finnews.id – Bagi sebagian masyarakat Indonesia, khususnya di Jawa, malam Jumat kerap dipandang berbeda dari malam-malam lainnya. Ada nuansa hening, misterius, bahkan sedikit menyeramkan yang sering dikaitkan dengan hadirnya makhluk halus atau ritual-ritual tertentu. Kenapa malam Jumat dianggap angker? Pertanyaan ini terus bergulir dari generasi ke generasi, seolah menjadi cerita kolektif yang diwariskan turun-temurun.

Suasana malam Jumat sering dihidupkan oleh kisah-kisah mistis, mulai dari cerita rakyat hingga pengalaman pribadi seseorang yang merasa “diganggu” saat melewati malam tersebut. Tidak jarang, masyarakat meyakini bahwa pada malam Jumat, terutama malam Jumat Kliwon, dunia gaib lebih mudah “bersentuhan” dengan manusia. Narasi ini begitu kuat, hingga banyak yang secara sadar memilih untuk berhati-hati pada malam itu.

Malam Jumat dalam Tradisi Jawa

Dalam budaya Jawa kuno, malam Jumat terutama Jumat Kliwon diyakini memiliki energi spiritual yang kuat. Konon, banyak orang dahulu melakukan ritual puasa selama 40 hari, dan puncaknya jatuh pada malam Jumat Kliwon. Tidak jarang, di malam itu pula masyarakat menyebarkan sesajen di tempat-tempat tertentu yang dianggap angker.

Seiring waktu, tradisi ini membuat malam Jumat melekat dengan hal-hal mistis. Cerita turun-temurun kemudian berkembang, memperkuat anggapan bahwa malam Jumat adalah saat makhluk halus berkeliaran.

Kenapa Malam Jumat Dianggap Angker di Indonesia?

Di banyak daerah, terutama Jawa, malam Jumat sering dikaitkan dengan kesempatan melakukan ritual gaib. Mulai dari kisah makhluk halus yang lebih sering menampakkan diri, hingga kepercayaan bahwa doa di malam itu lebih mudah terkabul.

Tidak heran jika muncul mitos bahwa malam Jumat adalah “gerbang” antara dunia nyata dan dunia gaib. Pandangan ini diwariskan secara turun-temurun dan masih dipercaya hingga sekarang.

Friday the 13th: Versi Barat dari Malam Angker

Tidak hanya di Indonesia, dunia Barat juga mengenal hari Jumat sebagai waktu yang dianggap membawa kesialan. Konsep ini populer dengan sebutan Friday the 13th.

Sejarahnya tidak jelas, tetapi ada beberapa teori yang berkembang. Salah satunya, dalam tradisi Kristen, Jumat dipercaya sebagai hari di mana Nabi Adam memakan buah terlarang hingga terusir dari surga. Selain itu, hari Jumat juga diyakini sebagai waktu ketika Yesus disalibkan.

Meskipun kini sebagian masyarakat Barat lebih mengenalnya sebagai Jumat Agung yang penuh makna religius, jejak kepercayaan tentang hari Jumat sebagai hari “sial” masih melekat dalam budaya populer.

Misteri yang Tetap Hidup

Kembali pada pertanyaan utama, kenapa malam Jumat dianggap angker? Jawabannya tidak tunggal. Sebagian karena tradisi Jawa, sebagian karena pengaruh budaya asing, dan sebagian lagi karena konstruksi sosial melalui cerita-cerita mistis yang diwariskan turun-temurun.

Bahkan hingga kini, mitos tentang malam Jumat masih subur, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam dunia hiburan. Film horor, sinetron, hingga konten digital masih menjadikan malam Jumat sebagai simbol ketegangan dan misteri.

Meski sebagian orang mulai melihatnya hanya sebagai cerita lama, nyatanya suasana mistis malam Jumat tetap menjadi bagian dari budaya dan masih dipercaya banyak orang hingga kini.

Bagikan
Artikel Terkait
Lifestyle

Mitos atau Fakta? Pembangunan Jembatan Suramadu Butuh Tumbal

Finnews.id – Klaim bahwa pembangunan Jembatan Suramadu meminta “tumbal” dalam arti mistis...

Lifestyle

Kucing Kena Musibah? Jangan Langsung Dipegang!

Finnews.id – Tingkah laku kucing yang aktif dan lincah atau bahkan sulit...

Gila! Kuota Pendaki Gunung Rinjani Ludes Terjual, Ribuan Orang Rebutan Tiket E-Rinjani Demi Libur Panjang April 2026!
Lifestyle

Gila! Kuota Pendaki Gunung Rinjani Ludes Terjual, Ribuan Orang Rebutan Tiket E-Rinjani Demi Libur Panjang April 2026!

finnews.id – Siap-siap kecewa buat Anda yang masih menunda rencana pendakian! Kabar...

Lifestyle

Pakar Mengimbau: Pengacara Dian Christina S.H Jelaskan Dalam Perkawinan Adat Batak Restu Ibu Dilindungi Hukum!

Finnews.id – Dalam sebuah wawancara khusus dengan seorang Pakar Hukum sekaligus Pengacara...