finnews.id – Presiden FIFA Gianni Infantino memastikan Timnas Iran tetap akan berlaga di Piala Dunia 2026 sesuai jadwal. Pernyataan ini menjadi jawaban atas pertanyaan besar: apakah Iran akan tetap berangkat ke AS, di tengah perang Timur Tengah.
Berbicara pada jeda pertandingan persahabatan Iran melawan Kosta Rika, Selasa, 31 Maret 2026, Infantino berusaha meredakan kekhawatiran bahwa Iran tidak akan tampil di edisi Piala Dunia berikutnya.
“Iran akan berada di Piala Dunia. Itulah mengapa kami di sini,” kata Infantino kepada kantor berita AFP pada pertandingan pemanasan Iran yang diadakan di Turki.
“Kami sangat senang karena mereka adalah tim yang sangat, sangat kuat. Saya sangat bahagia. Saya telah melihat tim tersebut, saya telah berbicara dengan para pemain dan pelatih, jadi semuanya baik-baik saja,” tambah Infantino.
Trump Minta Timnas Iran Tidak Ikut Piala Dunia 2026
Awalnya, Infantino sempat mengatakan, bahwa Presiden AS Donald Trump telah memberikan jaminan bahwa tim Iran masih akan diterima.
Namun, Trump kemudian menyatakan bahwa tim Iran seharusnya tidak berangkat ke turnamen tersebut “demi keselamatan dan keamanan mereka sendiri”.
Iran membalas komentar Trump, dengan mengatakan bahwa “tidak ada yang dapat mengecualikan tim nasional Iran dari Piala Dunia”.
Pada 19 Maret, Infantino mengatakan FIFA berkomitmen untuk memastikan Piala Dunia berjalan “sesuai jadwal” dengan “semua tim” berpartisipasi.
“FIFA berharap semua tim yang berpartisipasi di Piala Dunia dapat berkompetisi dengan semangat fair play dan saling menghormati,” kata Infantino dari Zurich selama pertemuan Dewan FIFA daring.
“FIFA tidak dapat menyelesaikan konflik geopolitik, tetapi kami berkomitmen untuk menggunakan kekuatan sepak bola dan Piala Dunia.”
“Untuk membangun jembatan dan mempromosikan perdamaian karena pikiran kami bersama mereka yang menderita akibat perang yang sedang berlangsung,” tambah Infantino.
Iran Negosiasi dengan Meksiko
Awal bulan ini, Federasi sepak bola Iran mengatakan, mereka sedang “bernegosiasi” dengan FIFA untuk memindahkan pertandingan Piala Dunia negara itu dari Amerika Serikat ke Meksiko, karena perang AS dan Israel dengan Iran.