Mendengar adanya perang, Putra Mahkota Sunda Galuh, Niskala Wastu Kencana sangat murka. Ia yakin bahwa undangan Hayam Wuruk kepada ayah dan kakak perempuannya hanyalah siasat untuk menjebak mereka. Buntutnya, Niskala memutuskan untuk menghentikan hubungan diplomatik antara Kerajaan Sunda dan Majapahit.
Pada akhirnya, Perang Bubat merusak hubungan kenegaraan antara dua kerajaan tersebut. Hubungan yang buruk ini berlangsung hingga bertahun-tahun kemudian dan tidak pernah pulih seperti sedia kala. Bukan hanya itu, Perang Bubat juga menyisakan luka mendalam bagi rakyat Sunda yang merasa dikhianati dan kehilangan pemimpinnya.
Dari peristiwa itulah mitos orang Jawa tidak boleh menikah dengan orang Sunda muncul dan berkembang luas di masyarakat.
Meski hanya mitos, larangan tersebut telah menjadi bagian dari tradisi yang menurun dari generasi ke generasi.