Investasi pada infrastruktur pertanian, pengembangan teknologi benih unggul, peningkatan kapasitas petani melalui pendidikan dan pelatihan, serta penguatan cadangan pangan nasional.

Semuanya berjalan seiring dengan GPM. Tujuannya adalah menciptakan ekosistem pangan yang kuat dari hulu ke hilir, di mana produksi melimpah, distribusi efisien, dan harga stabil, tanpa harus terus-menerus mengandalkan subsidi.

Pemerintah juga mendorong diversifikasi pangan, mengurangi ketergantungan pada satu jenis komoditas, dan mempromosikan konsumsi pangan lokal.

Hal ini akan memperkuat basis pangan nasional dan membuat Indonesia lebih tahan terhadap guncangan pasar global.

Indonesia tidak hanya mampu mencukupi pangannya sendiri. Tetapi juga mampu menjadikan pangan sebagai sumber kekuatan, identitas dan kebanggaan bangsa.(*)

 

Note: Artikel ini sudah tayang di DISWAY.ID