Olahraga ringan secara rutin

Gerakan tubuh membantu memperlancar sirkulasi darah, termasuk ke area reproduksi. Aktivitas seperti jalan kaki, stretching, atau yoga bisa kamu lakukan setiap hari selama 20 hingga 30 menit.

Hindari makanan olahan

Kandungan lemak trans dan gula tinggi dalam makanan olahan bisa memperburuk kerja hormon. Gantilah dengan sayuran hijau, buah segar, biji-bijian utuh dan protein tanpa lemak.

Kurangi stres berlebihan

Saat kamu merasa tertekan secara emosional, tubuh akan memproduksi hormon stres yang bisa mengacaukan ovulasi. Luangkan waktu untuk bersantai, meditasi atau menikmati hobi yang kamu sukai.

Kapan Sebaiknya Kamu Konsultasi ke Dokter?

Beberapa gangguan haid tergolong ringan dan bisa membaik dengan perubahan gaya hidup atau konsumsi suplemen. Namun, kamu tetap perlu waspada jika gejalanya terus berlanjut atau makin berat.

Segera periksa ke dokter jika kamu mengalami hal berikut:

Dokter mungkin akan melakukan tes hormon, USG atau pemeriksaan darah untuk mengetahui penyebab pastinya.

Kesimpulan

Obat pelancar haid tidak harus berbentuk jamu. Jika kamu tidak nyaman dengan rasa atau aromanya, masih banyak pilihan lain yang bisa kamu gunakan. Pil KB kombinasi, norethisterone, vitamin tertentu hingga obat herbal modern semuanya bisa kamu sesuaikan dengan kondisi tubuh dan preferensimu.

Agar hasilnya lebih maksimal, selalu imbangi dengan pola hidup sehat, tidur cukup, dan hindari stres. Jika haid tetap tidak teratur dalam waktu lama, segera konsultasikan ke dokter agar kamu bisa mendapatkan solusi yang paling sesuai.