Home News Harga Sewa Naik Sejak Dipegang PT MMG, Pedagang di Ambon Plaza Surati Prabowo
News

Harga Sewa Naik Sejak Dipegang PT MMG, Pedagang di Ambon Plaza Surati Prabowo

Bagikan
Ambon Plaza (dok Antara)
Bagikan

finnews.id – Pedagang Ambon Plaza meminta bantuan Presiden Prabowo terkait harga sewa lapak di Plaza yang dinilai alami kenaikan tinggi dan memberatkan para pedagang.

Salah satu pedagang bernama Risman Anwar Tanjung mengatakan, dirinya berjualan di lantai 1 Ambon Plaza sejak lama dan rutin membayar harga sewa. Namun Harga sewa tokonya mendadak naik tinggi setelah proses tender pengelolaan Ambon Plaza dimenangkan oleh PT Modern Multi Guna atas asset pemerintah Kota Ambon yakni pusat perbelanjaan Ambon Piaza, untuk pengelolaan selama 30 tahun ke depan dari tahun 2024 – 2054.

“Dengan sangat terpaksa menyurat langsung kepada Bapak Presiden Prabowo karena upaya hukum yang kami lakukan, baik ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), ke Polda Maluku, maupun ke Polrestabes Kota Ambon, dan Ombudsman RI Perwakilan Maluku, mengalami jalan buntu” ujar Risman dalam suratnya yang diterima wartawan di Jakarta, Jumat 11 April 2025.

Risman yang juga merupakan mantan Ketua Presidium Relawan Barisan Pembaharuan 08 Prabowo-Gibran Wilayah Maluku ini mengatakan, tender yang dimenangkan oleh PT. MMG tidak mereka persoalkan jika proses dan mekanisme tender sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku.

Risman mengatakan, sebagai pemenang tender, PT MMG menentukan Harga per unit toko sangat tinggi, sehingga mereka sangat keberatan dengan hal tersebut.

Dia menduga, proses pelelangan yang dilakukan oleh pemerintah Kota Ambon ada indikasi pelanggaran. Salah satunya yakni PROSES PELELANGAN PENGELOLAAN PUSAT PERBELANJAAN AMBON PLAZA, TIDAK PERNAH DILAKUKAN melaui Layanan Pengadaan Secara Elekronik (LPSE) Kota Ambon.

“Hal tersebut kami ketahui, setelah kami dan beberapa pedagang lainnya, mencoba menelusuri LPSE Kota Ambon, tapi tidak pernah menemukan adanya proses tender pengelolaan Ambon Plaza. Padahal, berdasarkan pengakuan Pj. Walikota Ambon Bodewin Wattimena, yang disampaikan kepada perwakilan pedagang saat bertemu di Balai Kota Arnbon, nilai asset Ambon Plaza sebesar Rp 280 miliar,” kata Risman.

Dia menambahkan, para pedagang telah meminta kepada Komisi Informasi Provinsi Maluku, untuk menyelesaikan sengketa informasi publik. Saat itu mereka diminta oleh Jopy Sellano selaku Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Ambon, untuk datang di kantornya.

Bagikan
Artikel Terkait
NewsSport

FinPress MiniSoccer Cup 2026, Direktur Keuangan Disway: ‘Main Cantik dan Jaga Sportifitas’

Finnews.id – SPORT  Turnamen  FinPress Mini Soccer Cup 2026 yang digelar oleh...

LifestyleNews

Bukan Masalah Juara !! Fin Mini Soccer 2026 Bikin Solid Koneksi Wartawan

Finnews.id – SPORT Atmosfer panas namun penuh keakraban, terasa di turnamen Fin...

Publik menanti akankah MK menegaskan Jakarta tetap memegang mahkota ibu kota untuk sementara ataukah IKN mengambil alih?
News

Simpang Siur Ibu Kota RI! Mahkamah Konstitusi Dicecar Pertanyaan: Masih Jakarta atau Sudah IKN?

Finnews.id – NEWS   Sebuah pertanyaan mendasar namun krusial kini tengah bergulir di...

Menko Pangan jelaskan bahwa stabilitas harga pangan adalah prioritas utama. Dengan ini, pemerintah menyerap selisih harga pasar internasional
EkonomiNews

Kabar Gembira buat Emak-Emak! Pemerintah Pasang Badan Subsidi Harga Pangan Impor yang Kian Melejit!

Finnews.id – NEWS  Di tengah perekonomian global yang berdampak pada penurunan harga...