Pesawat Ambulan AS Jatuh di Philadelphia, Tidak Ada Korban Selamat
finnews.id – Sebuah pesawat ambulan udara yang membawa enam orang jatuh di dekat Roosevelt Mall, timur laut Philadelphia, pada Jumat malam, memicu kepanikan dan keprihatinan luas.
Menurut operator pesawat, Jet Rescue Air Ambulance, diperkirakan tidak ada korban selamat dalam insiden tragis tersebut.
Pesawat Ambulan AS Membawa Pasien dan Empat Kru
Pesawat yang jatuh adalah jenis Learjet 55, yang mengangkut seorang pasien anak bersama ibunya, serta empat anggota kru, termasuk pilot, kopilot, seorang dokter, dan seorang paramedis.
Jet Rescue Air Ambulance mengonfirmasi bahwa semua penumpang dalam pesawat adalah warga negara Meksiko.
Kecelakaan ini terjadi setelah pesawat lepas landas dari Bandara Philadelphia Timur Laut, dalam perjalanan menuju Bandara Nasional Springfield-Branson di Missouri.
Investigasi Mulai Dilakukan, Kemungkinan Kegagalan Sistem Jadi Penyebab
Penyelidikan awal dari Administrasi Penerbangan Federal (FAA) dan Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) telah dimulai, dengan NTSB memimpin proses investigasi.
Beberapa saksi mata menggambarkan bola api besar muncul di lokasi kejadian, sementara rekaman dari kamera keamanan rumah menangkap momen pesawat yang terjatuh tajam sebelum menghantam tanah.
Todd Sheridan Yeary, mantan pengendali lalu lintas udara FAA, menyatakan bahwa insiden ini kemungkinan disebabkan oleh kegagalan sistem mendadak setelah pesawat lepas landas.
Yeary menekankan bahwa pesawat Learjet 55 adalah pesawat yang sangat andal, sehingga insiden semacam ini sangat jarang terjadi.
Kerusakan Rumah dan Kendaraan, Beberapa Luka Akibat Insiden
Kecelakaan pesawat ambulan AS ini juga menyebabkan kerusakan pada beberapa rumah dan kendaraan di sekitar lokasi kejadian.
Wali Kota Philadelphia, Cherelle Parker, mengonfirmasi bahwa meski kerusakan terjadi, jumlah korban jiwa yang berasal dari darat masih belum dapat dipastikan.
Tiga orang yang terluka telah dibawa ke Rumah Sakit Universitas Temple dalam kondisi stabil, sementara tiga lainnya telah mendapatkan perawatan dan dipulangkan.
Hujan, Kabut, dan Angin Jadi Faktor yang Memperburuk Kecelakaan
Kecelakaan ini terjadi dalam kondisi cuaca yang kurang bersahabat, dengan hujan ringan, kabut, dan angin yang mencapai 30 mil per jam.
Badan Cuaca Nasional AS melaporkan bahwa kondisi tersebut berpotensi memperburuk situasi saat pesawat ambulan berusaha terbang di area tersebut.
Kecelakaan Tragis Ini Mengingatkan pada Bencana Penerbangan Sebelumnya
Kecelakaan pesawat ambulan di Philadelphia terjadi hanya beberapa hari setelah bencana penerbangan mematikan yang melibatkan tabrakan antara jet penumpang dan helikopter Black Hawk di atas Sungai Potomac, yang menewaskan 67 orang.
Insiden ini semakin memperburuk statistik keselamatan penerbangan di AS. (Anadolu)