Home News Soal Ekstradisi Paulus Tannos, Menkum Supratman: Bisa Sehari-Dua Hari
News

Soal Ekstradisi Paulus Tannos, Menkum Supratman: Bisa Sehari-Dua Hari

Bagikan
Menteri Hukum (Menkum) Supratman Andi Agtas.
Bagikan

finnews.id – Menteri Hukum (Menkum) Supratman Andi Agtas mengatakan, proses ekstradisi tersangka kasus korupsi Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) Paulus Tannos bisa selesai dalam waktu satu sampai dua hari. Paulus Tannos merupakan buronan KPK kasus dugaan korupsi e-KTP yang tertangkap di Singapura.

“Semua bisa sehari, bisa dua hari. Tergantung kelengkapan dokumennya,” kata Supratman kepada wartawan di Jakarta, Jumat 24 Januari 2025.

Dia mengatakan,dokumen tersebut dikumpulkan lalu diajukan permohonannya ke Pengadilan Singapura.

“Kalau mereka anggap dokumen kita sudah lengkap, ya pasti akan diproses,” katanya.

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setyo Budiyanto menyatakan, bergantinya kewarganegaraan Paulus Tannos tidak berdampak terhadap proses ekstradisi.

“Ya enggak (berdampak) saya kira, mudah-mudahan semuanya lancar,” ujar Setyo.

Terkait pemulangan Paulus Tannos, menurut Setyo, KPK akan berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait. Namun, ia belum bisa memastikan kapan hal itu akan dilakukan.

“Kita tunggu saja nanti informasi lebih lanjutnya,” ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto mengonfirmasi penangkapan Paulus Tannos. Menurutnya, saat ini masih ditahan di sana.

“Benar bahwa Paulus Tannos tertangkap di Singapura dan saat ini sedang ditahan,” kata Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto saat dikonfirmasi.

KPK juga sudah mengungkap Paulus Tannos sudah tak lagi memegang paspor Indonesia. Sehingga, Lembaga Antirasuah tak bisa menangkap tersangka dugaan korupsi proyek pengadaan KTP Elektronik (e-KTP) meski sudah menemukannya di negara tetangga.

Adapun kasus korupsi pengadaan e-KTP ini telah merugikan negara hingga Rp2,3 triliun jika merujuk laporan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Kasus ini menyeret nama sejumlah petinggi di kementerian seperti mantan Direktur Jenderal Dukcapil Irman dan mantan pejabat di Kementerian Dalam Negeri Sugiharto.

Selain itu, ada juga nama mantan Ketua DPR Setya Novanto, mantan anggota Komisi III DPR Fraksi Hanura Miryam S Haryani, mantan anggota Komisi III DPR Markus Nari.

Bagikan
Artikel Terkait
News

MK Siap Revisi Uang Pensiun Wakil Rakyat, DPR: ‘PANSUS Dulu’

finnews.id – Wakil Ketua Komisi II DPR, Zulfikar Arse Sadikin mengusulkan pembentukan...

News

Jelang Puncak Mudik 2026, Tol Cipali Mulai Sterilisasi Jalur untuk One Way

finnews.id – Petugas mulai melakukan persiapan rekayasa lalu lintas sistem satu arah...

News

Mudik Memanas! Jalur One Way Tol Cipali KM 72–188 Dibuka Pukul 15.21 WIB Usai Volume Kendaraan Melejit

finnews.id – Gelombang pemudik yang mengarah ke Jawa Tengah mulai memadati infrastruktur...

News

Arus Mudik H-5 Lebaran 2026, Lalu Lintas Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Mulai Meningkat

finnews. ID– Jasa Marga melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division (JMT) mencatat...